KAIMANA – Bupati Kaimana, Freddy Thie di sela-sela kunjungan ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertemu dengan sekelompok anak muda yang menamakan diri Komunitas Pemuda Patah Hati, di salah satu tempat di Kota bejulukan Kota Karang ini.
Kepada Bupati Kaimana, mereka menjelaskan bukan tanpa alasan mereka menamakan komunitas dengan nama Pemuda Patah Hati. Mereka membentuk komunitas pascaluulus dari bangku kuliah. “Kami ini bingung setelah lulus mau bikin apa, cari kerja juga sekarang sudah susah. Jadi kami bilang kami ini kelompok pemuda yang patah hati,” sebut salah seorang anak anggota komunitas, saat berbincang bersama Bupati Kaimana, Freddy Thie, Jumat (28/10) lalu.
Mendengar keluhaan dari anak muda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Patah Hati ini, Bupati Kaimana memberikan motivasi dengan menyebutkan jika Indonesia sangat luas dan banyak peluang jika dimanfaatkan.
“Sebagai anak muda, kita pasti pingin sesuatu yang baru dan Nusantara ini luas dari Sabang sampe Merauke. Karena luas setiap kota yang kita kunjungi pasti menawarkan hal baru, yang bisa kita manfaatkan untuk hidup kedepannya,” jelas Bupati Kaimana dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/11).
Fredy Thie berpesan kepada pemuda yang tergabung dalam komunitas tersebut, yang merupakan jebolan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, bahwa untuk menjadi seorang yang sukses harus berani keluar dari zona nyaman.“Adik-adik semua disini sudah pernah ke Papua? Pasti tidak berani kan, nah itu tidak boleh, harus berani keluar dari zona nyaman biar hal-hal baru yang didapat jadi pengalaman kedepan,” ujar Bupati Kaimana yang akrab disapa Kaibus ini. (fat).












