WAISAI-Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Raja Ampat ke -20 Tahun (9 Mei 2009 – 9 Mei 2023). Kegiatan tersebut berlansung di pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat Daya, Selasa (9/5/). Thema yang diusung pada HUT kali ini ialah ” Maju Bersama, Raja Ampat Unggul “
Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, menyampaikan bahwa, nilai pada momentum HUT ke -20 Kabupaten Raja Ampat tahun 2023 ini bukan dilihat dari proses perayaannya semata, akan tetapi pada suatu keyakinan untuk memaknai perjalanan akan Pemerintahan ini (Kabupaten Raja Ampat-red), untuk terus membangun.
“Dalam perjalanan itulah, kita kerap menemukan berbagai nilai-nilai pembelajaran. Baik itu berupa peristiwa pahit, manis, halangan maupun tantangan, semuanya pasti mengandung sebuah nilai yang bisa kita jadikan bekal, untuk menyegarkan kembali hidup yang mungkin sedang berada pada titik jenuh, ” ungkap Bupati yang akrab disapa AFU ketika pimpin upacara HUT R4 ke 20 di Pantai WTC Selasa (9/5).
AFU mengajak semua elemen bersatu padu bersinergis meningkatkan motivasi untuk lebih meningkatkan etos kerja membangun Raja Ampat yang lebih baik.
“Saya tidak bosan-bosannya mengajak semua elemen meningkatkan motivasi tersebut untuk lebih meningkatkan “etos kerja” membangun Kabupaten yang kita cintai ini, ” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh komponen atau aktor yang selama ini telah membantu Pemeritah daerah dalam melaksanakan seluruh program pembangunan yang dicanangkan.
“Saya dan Bapak Orideko Iriano Burdam (Wabup Raja Ampat) menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada seluruh komponen yang selama ini telah membantu, mendorong, dan sekaligus menjadi pelaku atau aktor dalam melaksanakan seluruh program pembangunan yang telah kami canangkan bersama-sama, ” serunya.
AFU juga menambahkan, selaku pemangku kebijakan, disela gencarnya pembangunan riak suara sumbang tentu memberi warna tersendiri namun, jauh sebelum negeri ini dibentuk, Aristoteles pernah berpesan; “Hanya ada satu cara untuk menghindari kritik, yaitu tidak melakukan apa-apa, tidak mengatakan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa”.
Aristoteles melanjutkan pesannya, “Abaikan kritikan, membangun dari orang yang tidak pernah membangun apapun”. Karenanya menurut AFU sambung, di arena apapun sorak penonton, selalu lebih riuh dibanding tim atlet terbaik sekalipun.
“Memaknai pesan tersebut, maka tugas pemerintah adalah berbuat dan berkarya tanpa batas dan sekat. Karena sebuah kenangan dan Masterpiece (bisa diartikan Adikarya atau Mahakarya-red) akan indah jika ia telah berlalu,” tandasnya
Turut hadir dalam upacara HUT Raja Ampat tersebut antara lain, Wakil Bupati Raja Ampat, Sekda R4, pejabat dari kota dan kabupaten di PBD, Asisten I, II, III Setda R4, Pimpinan OPD Pemkab R4, Forkopimda, beserta tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, pimpinan organisasi/paguyuban, pelajar dan masyarakat. (Hjw)













