JAYAPURA— PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali mempertegas komitmennya dalam memberikan apresiasi kepada nasabah melalui program undian “Rejeki wondr BNI” Tahap II.
Di wilayah Tanah Papua, euforia program ini memuncak pada Jumat (12/6/2026), dengan penyerahan hadiah bergengsi bagi para nasabah yang setia memanfaatkan layanan digital perbankan. Program ini bukan sekadar ajang bagi-bagi hadiah, melainkan bentuk nyata apresiasi atas loyalitas nasabah sekaligus instrumen BNI dalam mendorong percepatan transformasi digital melalui aplikasi wondr by BNI. Secara nasional, BNI telah menyiapkan berbagai hadiah spektakuler, mulai dari mobil mewah Mercedes-Benz E300, Chery J6, hingga Honda HR-V, serta ratusan perangkat gawai penunjang produktivitas.
Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan dalam keterangan tertulisnya menekankan bahwa program ini merupakan wujud syukur atas kepercayaan nasabah. “Program Rejeki wondr BNI adalah bentuk penghargaan kami kepada para nasabah yang telah mempercayakan berbagai aktivitas keuangannya kepada BNI. Sekaligus, ini menjadi langkah kami mendorong pemanfaatan layanan digital perbankan agar lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Putrama.
*Euforia di Tanah Papua* Semangat tersebut turut dirasakan oleh nasabah di Bumi Cenderawasih. Di BNI Wilayah 16 Tanah Papua, seremoni penyerahan hadiah berlangsung khidmat namun penuh kegembiraan.
Di Jayapura, Regional CEO BNI Wilayah 16 Tanah Papua, Himawan Susanto Nugraha, menyerahkan langsung berbagai hadiah utama—mulai dari mobil Honda HR-V, sepeda motor Honda Beat, laptop Lenovo, hingga ponsel pintar Samsung S24Fe—kepada para pemenang yang beruntung. Suasana serupa juga terpancar di Kota Sorong. Bertempat di BNI Cabang Sorong, penyerahan hadiah dilakukan oleh BNI Regional Area Head Wilayah 16 Tanah Papua, Dwi Wahyu Sejati, didampingi Pemimpin BNI Cabang Sorong, Hermansyah.
*Waspada Penipuan*Di balik kemeriahan undian ini, Himawan Susanto Nugraha tak lupa mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Ia menekankan bahwa di tengah tingginya antusiasme, muncul risiko modus penipuan yang mengatasnamakan program undian BNI.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati. Informasi resmi terkait program undian hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI. Jangan mudah tergiur jika ada pihak yang meminta biaya atau data sensitif dengan dalih hadiah undian,” tegas Himawan.
Melalui Rejeki wondr BNI, perseroan berharap dapat terus memperkuat hubungan emosional dengan nasabah, sekaligus meningkatkan inklusi keuangan melalui layanan yang aman, mudah, dan terintegrasi. Dengan semakin tingginya transaksi non-tunai di Tanah Papua, BNI optimistis ekosistem perbankan digital akan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di wilayah timur Indonesia. (*/akh)














