JNE bersyukur sampai menginjak di usia 31 tahun, masih dapat berbagi kebahagiaan kepada pelanggan setia maupun masyarakat Indonesia terlebih di masa pandemi saat ini. Bantuan pengiriman gratis berupa alat kesehatan, masker, tabung oksigen, APD dan lainnya ke seluruh rumah sakit di Indonesia dilaksanakan JNE yang berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
Berawal dari tagline JNE yang selalu diusung yaitu “Connecting Happiness”, diantaranya adalah kolaborasi dengan Maman Suherman pegiat literasi untuk menggratiskan seluruh kiriman buku, alat peraga dan lainnya agar menumbuhkan minat baca dan literasi bagi anak-anak dan siapapun ke seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan mengirim buku yang jumlahnya mencapai ribuan dan akan terus bertambah bersama Maman Suherman dilakukan sejak Oktober tahun lalu sampai saat ini.

Kiriman paket berupa Al-Kitab, Al-Quran, Tafsir, buku bacaan pelajaran, novel, komik, alat peraga belajar mengajar dan lainnya yang ditujukan untuk Taman Bacaan Masyarakat (TBM), pondok belajar, pondok baca, pondok pesantren, pondok tahfidz, sekolah minggu dan lainnya untuk para pegiat literasi. Beberapa TBM yang dikirimi antara lain adalah TBM Panara, Sinar Ilmu, Rumah Baca Alif Sumedang, TBM To Manurung Sinjai, TBM Rumah Kita, Sinjai Barat, TBM Himpalari Riawang Sinjai, TBM Literasi Cahaya, Sinjai Selatan, TBM Literasi Anak Pulau Pulau Liangliang Sinjai, TBM Anni’e Desa Alenangka Sinjai Sulawesi Selatan, TBM Natuna, Kuantan Singingi, Gowa, Makassar, Garut Jawa Barat, Sleman, Jayapura, dan Pelalawan.

Buku-buku rohani Kristen untuk TBM di Ende Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, Komunitas Rumah Langit Gowa Sulawesi Selatan, Pustaka Kabanti di Konawe Utara Sulawesi Tenggara. Buku-buku pelajaran, Al-Quran untuk perpustakan di Desa Walandano Donggala dan Palu yang sebagian berasal dari kiriman jemaah pengajian Darul Yakin di Belgia memberikan sumbangan Al-Quran untuk disebarkan ke pelosok negeri.
Buku bacaan untuk anak-anak di TBM Tangerang, TBM Bulukumba Sulwesi Selatan, TBM Pulau Buru Maluku, Bukit Tinggi Padang, Panjang Sumbar, Dompu Nusa Tenggara Barat, Bulungan-Kalimantan Utara, Serang-Banten, Lampung Utara dan Tengah, selain itu dikirimkan buku Al-Quran/tafsir dan buku-buku tentang Islam ke Pondok Ngaji di Bulukumba Sulawesi Selatan serta Al-Kitab dan buku pelajaran ke sekolah minggu di Ambon dan Maluku.
TBM Kereta Pustaka di Tapanuli Tengah Sumatera Utara, TBM di Praya Lombok, Tengah, Jember, Sukabumi, Bau-bau Sultra, Probolinggo, Indragiri Hilir. Buku bacaan untuk pemustaka cilik di rumah belajar dan rumah baca Cenderawasih Sorong Selatan Papua Barat serta tidak luput dikirimkan 300 Al-Quran ke Kampung Mualaf untuk warga di Tomini yang berada di pelosok Sulawesi Tengah. Diantara para pegiat literasi sangat menjunjung tinggi kebhinekaan dan tidak memandang suku dan agama, seperti halnya Yulianti Kondjol, pengelola Rumah Belajar Cenderawasih, di Kampung Wermit Gereka Shekinah Teminabuan Sorong Selatan, Papua Barat. Selain Al-Kitab, buku pelajaran dan buku anak, Yuli juga berharap dapat kiriman Al-Quran mereka saling membantu dalam berbagi memberikan edukasi literasi melalui buku.
“Menyalakan Taman Bacaan Masyarakat atau dikenal dengan (TBM) sebagai perpustakaan kecil sebagai sudut baca, rumah pintar, dan lainnya bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan membangkitkan kebiasaan membaca yang menyediakan ruang untuk membaca buku, menulis, berdiskusi dan kegiatan lainnya, yang dilengkapi dengan bahan bacaan, seperti buku, majalah, surat kabar, komik, dan materi multimedia lainnya. Literasi dapat membawa perubahan menjadi lebih baik lagi bagi individu mau pun masyarakat luas,” kata Maman Suherman yang akrab disapa Kang Maman.
Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE menyampaikan bahwa dalam menjalankan bisnis, JNE memiliki tagline “Connecting Happiness” yang berarti mengantarkan kebahagiaan. “Maknanya sangat luas, sehingga jika bicara tentang JNE, maka bukan hanya tentang pengiriman paket, namun dalam berbagai aspek di setiap kehidupan masyarakat sehingga memberikan manfaat sebanyak-banyaknya. Hal ini karena empat sektor, yaitu SDM, infrastruktur, teknologi informasi, dan lingkungan sekitar, menjadi perhatian utama perusahaan,” ujarnya.
Kegiatan lainnya dalam rangka untuk menggaungkan literasi dan kemajuan Indonesia, Kang Maman tidak henti-hentinya melakukan berbagai cara agar masyarakat luas mendapatkan berbagai edukasi melalui buku untuk pegiat literasi. Program yang dilaksanakan sampai saat ini diantaranya adalah menyelenggarakan berbagai aktivasi melalui akun resmi twitter Kang Maman @maman1965 dan instagram @JNE_ID. Beragam giveaway yang berhadiahkan buku beliau dan penulis lainnya lakukan agar virus literasi ini dapat tersebar dan dirasakan oleh setiap masyarakat.
Sebanyak lebih dari 300 an TBM yang berada di seluruh pelosok Indonesia akan terus dikirimi berbagai macam buku oleh Kang Maman, baik berupa buku cerita, pendidikan, novel, Al-Kitab, Al-Qur’an dan lainnya untuk rutin dikirimkan secara gratis dengan bantuan JNE. “Kegiatan ini saya lakukan bertujuan hanya ingin tetap menyalakan semangat literasi agar dapat meningkatkan minat baca dan menulis, sehingga dapat mencerdaskan dan memajukan anak bangsa di seluruh pelosok negeri yang begitu beragam,” pungkas Kang Maman fans klub bola Chelsea FC dan Real Madrid.(**)












