SORONG-Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Perdagangan Provinsi Papua Barat melaksanakan Pasar Murah di Halaman Kantor Wali Kota Sorong, Selasa (8/11).
Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka menekan laju inflasi menurut Pj Gubernur Papua Barat beberapa waktu lalu.

Adapun isi dari paket sembako diantaranya Beras 10 Kg, Minyak Goreng 1 liter, Tepung Terigu 1 kg, Gula Pasir 1 kg, Telur Rp 35 ribu total Rp 100 ribu dengan memperlihatkan kartu keluarga.
“Dengan operasi pasar, kita harapkan mendorong kelancaran penyaluran arus barang dan jasa serta memenuhi kebutuhan pokok hingga membuat harga yang wajar,” kata Paulus Waterpauw.
Dari pantauan Radar Sorong, Selasa (8/11) ratusan warga yang mengaku telah antri sejak jam 09:00 WIT. Mereka juga berharap dibuka lebih dari beberapa lokasi.
“Saya tahu pasar murah ini dari media. Kelihatannya mereka tidak siap. Karena antrian panjang. Tadi disampaikan ada 2.000 paket. Ini dari provinsi yang kasih. Mudah-mudahan semua masyarakat bisa mendapatkan bingkisan dengan baik,” kata warga Jalan Selat Dampir Remu Selatan, J.Karubaba kepada Radar Sorong.
Dalam kegiatan pasar murah ini, seorang warga, Hatijah pingsan karena terlalu lama menunggu antrian.
“Saya antri sampai kaki diinjak. Saya juga ada sakit gula dan darah tinggi jadi,” ungkapnya usai dibopong oleh warga lainnya.
Hingga saat ini antrian masih berlangsung dengan lautan warga yang bersorak “Lama ee, panas, sudah lapar,” teriak warga yang masing-masing memegang KK milik mereka sebagai syarat beli sembako murah.(zia)








