SORONG – Anhar Akib Kadar,S.STP,MSi yang sehari-harinya menjabat Kepala Dinas Pertanahan Kota Sorong, terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Keluarga Massenrenpulu (DPD HIKMA) Kota Sorong periode 2023-2028 dalam Musyawarah Daerah ke-II DPD Hikma Kota Sorong yang berlangsung di Gedung Baruga DPD KKSS di Jln Jend. Sudirman Pasar Baru Kota Sorong, Minggu (4/12/2022), menggantikan kepengurusan lama yang dipimpin H. Sudirman Ambo Upe,SPd,MM.
Anhar Akib Kadar terpilih secara aklamasi setelah tiga calon lainnya yakni Muh. Mufsir Heba, Irman Amri, dan Hilman Gaffar melakukan pertemuan tertutup dan menyatakan mundur dari pencalonan di hadapan sidang pleno musda DPD Hikma yang dipimpin Baharuddin Canno. Musda ke-II DPD Hikma Kota Sorong dengan tema ‘Bersinergi di Era New Normal untuk Kemajuan Massenrenpulu di Tanah Rantau’ diikuti warga Enrekang Sulawesi Selatan yang berdomisili di Kota Sorong, serta tamu warga Hikma dari Kabupaten Sorong, berlangsung mulai pukul 14.00 WIT dibuka secara resmi oleh Ketua KKSS Kota Sorong, H. Syamsudin Djohan.
Ditemui Radar Sorong usai musda, Anhar Akib Kadar mengatakan Hikma ini paguyuban, organisasi sosial, tentunya akan lebih banyak berkecimpung di kegiatan-kegiatan sosial. “Tujuan utamanya bagaimana kita mempererat persaudaraan warga di Hikma ini. Insya Allah kita akan libatkan seluruh komponen masyarakat Hikma di Kota Sorong ini. Orang tua, pemuda, wanita, semua kita akan libatkan. Nanti dalam rakerda, akan dirumuskan program kerja nyata yang akan kita laksanakan lima tahun ke depan,” kata Anhar.
Ia mengharapkan pemuda Hikma Kota Sorong ke depannya lebih banyak berperan, mengingat kalangan pemuda yang tergabung dalam Hikma jumlahnya lebih banyak. “Karena itu, mereka punya peran harus kita dorong dan kedepankan dalam setiap program kerja dan kegiatan yang dilakukan DPD Hikma Kota Sorong ke depannya,” tuturnya.
Ditanyai mengenai kepentingan politik 2024 apakah ada kaitannya dengan pelaksanaan Musda kali ini mengingat sudah sekian lama kepengurusan yang sebelumnya dan baru kali ini digelar Musda lagi, Anhar menepis hal tersebut. “Kita tidak berpikir seperti itu, yang pasti bagaimana mengurus warga kita dulu,” imbuhnya. (ian)














