• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Sabtu, 15 Agustus 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Ancam Akan Mogok Kerja, Puluhan Nakes Puskesmas Malawei Tuntut Pemkot Ganti Kapus

by admin
29 Agustus 2023
in Berita Utama
0
Ancam Akan Mogok Kerja, Puluhan Nakes Puskesmas Malawei Tuntut Pemkot Ganti Kapus

Puluhan Tenaga Kesehatan ketika melakukan unjuk rasa di Puskesmas Malawei menuntut agar Kepala Puskesmas diganti.(Fauzia/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Nampak suasana pelayanan di Puskesmas Malawei.(Fauzia/Radar Sorong)

SORONG – Dinilai tidak mendukung pelayanan secara optimal, puluhan tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Malawei meminta Pemerintah Kota Sorong agar mengganti Kepala Puskesmas Malawei. Hal tersebut dilakukan para nakes dengan melakukan unjuk rasa di depan Puskesmas Malawei yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (29/8).

Para nakes berharap agar Pemerintah Kota Sorong mengganti Kepala Puskesmas tersebut, jika tidak maka mereka akan melakukan mogok kerja.

Berita Terkait

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
131
Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
440
Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!

Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!

11 Agustus 2026
82

“Kami tidak akan melakukan pelayanan lagi karena menurut kami, tidak ada gunanya pelayanan kalau tidak ada sesuatu yang lebih baik,” kata Penanggungjawab Mutu dan Ketua Tim Pengaduan Puskesmas Malawei, Diana Han, AMK.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, dari Pantauan Radar Sorong hingga saat ini pelayanan di Puskesmas Malawei masih tetap berjalan.

Ia mengatakan, bahwa aksi unjuk rasa tersebut menuntut agar Pemerintah Kota Sorong untuk mengganti Kepala Puskesmas Malawei, Alfiana Martha Udang,SE.MM

Mereka menilai pelayanan di Puskesmas tidak adanya peningkatan selama kepemimpinan Malawei Alfiana Martha Udang.

“Ada keluhan dari masyarakat tentang stok logistik. Nah, ini yang Kepala Puskesmas tidak mersepon sehingga kami minta diganti saja,” tegasnya kepada awak media.

Dikatakan juga bahwa banyak masukan dari pegawai yang tidak didengarkan dan ditindaklanjuti oleh Kepala Puskesmas tersebut.

Sehingga para Nakes sudah mengirim surat ke Dinas Kesehatan Kota Sorong tapi hingga sekarang belum juga merespon sehingga komitmen pegawai membuat aksi seperti ini.”Surat kami masuk sudah sebulan lalu,” jelasnya.

Dikatakan bahwa, pelayanan di Puskesmas Malawei dinilai tidak mengalami peningkatan. Sebagai bentuk kekesalan pegawai dilakukan unjuk rasa tersebut.

“Kualitas layanan dan pencapaian tidak signifikan dan tidak ada evaluasi dari Kepala Puskesmas. Pemkot Sorong bisa melihat ini, di mana kami ingin layanan ditingkatkan tapi tidak ada dukungan dari Kepala Puskesmas,” jelasnya.

Kepala Puskesmas (Kapus) Malawei Alfiana Martha Udang,SE.MM. (Fauzia/Radar Sorong)

Sementara itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Malawei Alfiana Martha Udang,SE.MM ditemui di Ruang Kerjanya mengatakan bahwa selama ini dirinya telah berkerja sesuai petunjuk teknis (juknis).

“Saya rasa itu tidak benar. Saya rasa saya tidak merasa membuat kesalahan apapun, karena saya sudah melakukan sesuai dengan juknis ya,” katanya.

“Kalau pelayanan kurang mendukung, terus terang selama ini kami hanya dibantu oleh dana JKN dari BPJS Kesehatan. Tidak ada dana rutin satupun yang kami terima, mana bisa mencukupi kebutuhan Puskesmas,” sambungnya.

“Saya terus terang saja, kalau dana kurang mendukung itu bukan salah saya. Emangnya saya mau mengutang untuk melengkapi operasional Puskesmas, kan tidak,” pungkasnya.

Dirinya mengaku menunggu dana yang masuk hanya untuk mengelola dan semua sudah terkelola, terlebih menghadapi akreditasi saat ini.
“Ini kami diharapkan untuk bisa siap, sedangkan tidak ada dana satupun bisa membantu kami untuk operasional untuk akreditasi. Kepala Puskesmas ini sebenarnya pekerjaannya sangat rumit dan sangat banyak,” katanya.

“Karena program di Puskesmas ini sangat banyak, ketika ada program atau masalah nasional yang terjadi kita harus dituntut untuk tetap melaksanakan pelayanan itu. Walaupun kita tidak punya uang tetapi saya sebagai Kepala Puskesmas berusaha agar pelayanan tetap jalan,” pungkasnya.

Diketahui Kapus tersebut telah menjabat sejak tahun 2018.(zia)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Belum Ada Gempa Susulan

Next Post

Tekan Angka Stunting, Dinas P2KP PBD Gelar Gemar Makan Ikan

Related Posts

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
131
Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu
Berita Utama

Warga Sipil di Maybrat Diduga Ditembak, Tiga Korban Dilarikan ke RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
440
Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!
Berita Utama

Rumah Hangus dan Masih Menumpang, Risdawati Korban Kebakaran: Suamiku Bilang yang Penting Selamat, Jangan Pikir Barang-barang!

11 Agustus 2026
82
Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati
Berita Utama

Papua Barat Daya Pilot Project Nasional Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

6 Agustus 2026
51
Isu Hoaks Pajak STNK & BBM Kosong Picu Panic Buying Warga, Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman di SPBU
Berita Utama

Isu Hoaks Pajak STNK & BBM Kosong Picu Panic Buying Warga, Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman di SPBU

3 Agustus 2026
224
Dugaan Korupsi Pengadaan Rp6,5 Miliar, Subdit Tipidkor Polda PBD Geledah 13 Ruangan di Kantor DPR PBD
Berita Utama

Dugaan Korupsi Pengadaan Rp6,5 Miliar, Subdit Tipidkor Polda PBD Geledah 13 Ruangan di Kantor DPR PBD

31 Juli 2026
220
Next Post
Tekan Angka Stunting, Dinas P2KP PBD Gelar Gemar Makan Ikan

Tekan Angka Stunting, Dinas P2KP PBD Gelar Gemar Makan Ikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Soal Relokasi Pasar Remu, Fraksi PKS Minta Pemkot Sorong Berikan Kepastian

Soal Relokasi Pasar Remu, Fraksi PKS Minta Pemkot Sorong Berikan Kepastian

14 Agustus 2026
Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

Wagub PBD Pastikan Tiga Korban Diduga Ditembak Ditangani Maksimal di RSUD Sele Be Solu

14 Agustus 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!