SORONG– Bakal Calon (Balon) Walikota Sorong, Dr Ferdinand Risamasu, SE M.Sc Agr, Minggu sore (21/4) mengambil formulir di Sekretariat DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jln Pendidikan Km 8.
Kedatangan Ferdinand Risamasu bersama tim diterima oleh Ketua Tim Seleksi Balon Walikota, Laode Samsir, ST.
Dalam sambutannya, Laode Samsir mengatakan setelah mengambil formulir, besok diharapkan Ferdinand Risamasu dengan membawa pendukungnya datang kembali untuk mendaftar sebagai balon walikota Sorong.
Pasalnya 22 April besok merupakan hari terakhir PKS menerima pendaftaran Balon Walikota. Lebih lanjut Laode Samsir menegaskan sampai saat ini PKS belum menentukan siapa Balon Walikota yang akan diusung.
Dan pihaknya kata Laode Samsir tidak ingin terbebani dan menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme yang ditempuh oleh PKS. Jika yang lain bisa ketemu di warung-warung kopi, kemudian rekomendasi dari pusat keluar, namun PKS tidaklah demikian.
“Untuk menentukan siapa pun itu, kami tidak mau terbebani oleh apapupun. PKS mekanismenya berbeda, dimulai dari suara kader dan suara struktur kemudian dilakukan uji publik. Nama yang diusulkan oleh kami, itulah yang akan dibawa ke pusat. Makanya kami sangat berhati-hati dan penuh ketelitian dalam menentukan siapa kandidat yang akan diusung oleh PKS,”ujar Laode Samsir.
Bahwa siapa yang nantinya terpilih untuk diusung itulah kehendak Tuhan. “Barangkali bapak yang diutus Tuhan untuk mengurus Kota Sorong,”tandas Laode Samsir yang disambut applaus Balon Walikota Ferdinand Risamasu bersama timnya.
Sementara itu Balon Walikota Sorong, Ferdinand Risamasu dalam sambutannya mengatakan, hari ini mengambil formulir dan besok Ia akan kembali dengan massa pendukung yang lebih banyak untuk mengembalikan formulir sekaligus mendaftar di PKS sebagai Balon Walikota Sorong periode 2024-2029.
Selain memuji Sekretariat PKS yang dianggap sangat bagus dan diisi dengan orang-orang muda, Ferdinand Risamasu memuji Partai Keadilan Sejahtera yang dianggap klop dengan yang diinginkan jika memimpin Kota Sorong.
“Partai yang sangat konsisten , partai yang hanya 3 huruf tapi maknanya mendalam yakni PKS. Partai yang selalu menginginkan ada keadilan tapi bermimpi bagaimana ada sebuah kesejahteraan,Ini tidak gampang partai seperti ini,”ujar Ferdinand Risamasu.
Ditegaskan oleh Ferdinand Risamasu, tidak ada gunanya bicara banyak di kota ini kalau tidak bisa mwujudkan keadilan dan kesejahteraan. Lebih lanjut dikatakan oleh Ferdinand Risamasu, dari 12 partai yang memiiki kursi di DPRD Kota, bukan berarti partai lain tidak cocok.
“Tapi kandidat itu menginginkan nuansa yang connect, apakah visi misi yang saya bawa ini sejalan dengan partai yang mengusung saya dan saya yakin semua partai menginginkan keadilan dan kesejahteraan, tapi tidak ada partai yang nyata-nyata menyampaikan itu didalam nama atau bagian partainya, hanya Partai Keadilan Sejahtera,”ujarnya.

Ferdinand Risamasu juga mengatakan tidak akan mendaftar di semua partai yang buka pendaftaran Balon Walikota. “Kalau kita datang ke semua partai yang buka pendaftaran, kalau nanti semua kasi ke saya bagaimana coba, kan tidak bagus juga to,”tandasnya.
Bertarung dalam Pilkada Kota Sorong, Ferdinand Risamasu mengaku menginginkan lawan 3 atau 4 pasangan. “Itu baru ramai ya kan. Pertarungan di dalam sebuah politik itu kalau cuma 2 pasang ah…itu di atas ring tidak bagus, tapi kalau ada 3 pasang, 4 pasang yang saya inginkan adalah semakin banyak kontestasi maka kita akan menerima sejumlah gagasan, ide , program rencana yang semuanya bermuara kepada keadilan dan sejahtera,”ujar Ferdinan Risamasu.
Bahwa semua akan bicara tentang keadilan. “Keadilan untuk pemerintahan, tidak boleh hanya orang tertentu di kantor itu, tidak boleh, tidak boleh hanya fam-fam tertentu di kantor itu tidak boleh, itu namanya tidak adil. Jadi PKS tidak salah kalau memilih saya sebagai calon,”ujar Ferdinand Risamasu yang diaminkan tim pendukungnya.
Dikatakan, Kota Sorong ini harus diurus bersama-sama ,sehingga tagline dalam Pilkada Kota nanti adalah Ferdinand Risamasu menuju “Sorong Kota Bersama”.(ros)















