Ratusan Personel TNI/Polri Disiagakan
AIMAS – Bencana banjir yang terjadi di beberapa titik di Kabupaten Sorong beberapa hari terakhir membuat Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso, S.Sos, M.Si perlu segera mengambil kebijakan.
Dari hasil musyawarah pada rapat koordinasi tanggap darurat bencana bersama seluruh Forkopimda Kabupaten Sorong, Kamis (1/9) Pj Bupati memutuskan bahwa pembentukan tim tanggap darurat bencana harus disegerakan. Pembentukan tim akan dimulai dari pembentukan WA grup.
“WA grup, siang ini harus sudah dibentuk. Ini untuk mempermudah koordinasi dalam rangka manajemen penanganan bencana. Karena disana akan ada Dandim, Kapolres, dan Forkopimda yang lain,” ujar Pj Bupati.
Pj Bupati juga menugaskan Kepala BPBD, Aminadab Lobat untuk melakukan pemetaan daerah rawan banjir dan longsor sebagai dasar pengambilan langkah. Selain itu, seluruh Kepala Distrik dan Kepala Kelurahan atau Kampung juga diberikan tugas untuk menyiapkan data riil kondisi di lapangan akibat banjir.
“Setelah rapat, kepala distrik dan kepala kampung kembali ke wilayahnya masing-masing. Jangan ada yang keluyuran, urus warga masyarakat yang kesulitan, lakukan pendataan. Saya juga akan sering turun ke lapangan, jadi saya minta berikan data riil. Jangan sampai data yang dibuat tidak sesuai dengan yang saya temui di lapangan,” tegas Mosso.
Meski pemerintah belum menyediakan anggaran khusus untuk penanganan bencana kali ini, namun Pj Bupati tetap mengharuskan penanganan banjir ini harus maksimal dan tepat sasaran.
“Kita memang tidak punya anggaran khusus, bahkan kami juga belum tahu berapa angka riil yang kita butuhkan. Namun ini kondisi darurat, jadi kerja dulu, eksekusi dulu. Karena kondisi warga kita sudah sulit, jangan kita mengulur waktu hanya karena pembahasan anggaran,” ujarnya.
Kapolres Sorong, AKBP Iwan P. Manurung, S.IK mengatakan, guna membantu pemerintah dalam percepatan penanganan bencara ini, pihaknya telah menyiagakan 100 personel yang ditambah 30 personel yang standby setiap malam. Personel lain di Polsek-Polsek juga telah ditugaskan untuk mobile melakukan pendataan dan melakukan update data tersebut setiap hari.
Sementara itu, Dandim 1802/ Sorong, Letkol Tody Imansyah juga mengungkapkan, seluruh personel yang ditempatkan di 7 Koramil di Kabupaten Sorong juga standby untuk membantu warga.
Bukan hanya Polres dan Kodim, Pasmar 3 juga siap berkontribusi untuk penanganan bencana kali ini. Sebab Pasmar 3 sendiri telah menyiagakan 339 personel setiap tahunnya. Dimana personel tersebut akan dikerahkan khusus dalam penanganan kebencanaan.














