SORONG – Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong, Julian Kelly Kambu, ST. M.Si, Senin (11/7) mengatakan bahwa Salah satu penyebab banjir adalah saluran drainase dipenuhi dengan tanaman liar enceng gondok, tumpukan sampah yang di buang warga sehingga menyebabkan endapan.
“Seperti di Km 9, banjir karena saluran drainase dipenuhi tanaman liar enceng gondok, tumpukan sampah yang di buang warga sehingga menyebabkan endapan,” katanya.
Ia pun menyayangkan disepanjang drainase di km 9 Kelurahan Klasabi telah dibangun rumah warga.
“Warga yang telah membangun rumah disepanjang saluran ini agar segera membongkar rumahnya,” tegasnya.

Lanjutnya, Warga membangun tanpa ijin disepanjang saluran sehingga menimbulkan kawasan kumuh di Kelurahan Klasabi tersebut.
“Membangun tanpa ijin baru bilang ganti rugi lagi. Inilah perilaku warga yang kemudian membentuk budaya kumuh di tengah kota,” ketusnya.
Kelly meminta Distrik, Kelurahan RT/RW agar segera melakukan rapat bersama warga yang telah menyalahi aturan tersebut. Karena dilarang membangun di area drainase.
“Pimpinan Distrik, Kelurahan, RW dan RT agar segera rapat bersama warga yang telah membangun di sepanjang saluran yang ada,” pungkasnya.(zia)















