Fasilitas Pendukung RSUD JP Wanane Diresmikan

Sedot Miliaran Rupiah, Pelayanan Makin Lengkap

AIMAS – Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru, SH, M.Si meresmikan dan menyerahkan beberapa fasilitas pendukung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jhon Piet (JP) Wanane Kabupaten Sorong, bernilai miliaran rupiah, Senin (30/5).

Beberapa fasilitas tersebut diantaranya, Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), Gedung Unit Transfusi Darah (UTD), Apotek Umum RS serta Gedung Layanan 119 berikut satu unit mobil ambulance 119. Biaya pembangunan fasilitas tersebut berasal dari berbagai sumber dana berbeda.

Gedung IGD, merupakan fasilitas yang diterima RSUD JP Wanane pada tahun 2021. Gedung tersebut dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 4 miliar. Pada tahun 2020, RSUD JP Wanane mendapat bantuan fasilitas Gedung UTD. Sementara, melalui Dinas Kesehatan, RSUD Kabupaten Sorong mendapat fasilitas ambulance dan gedung 119 yang akan digunakan untuk pelayanan medis ketika terjadi bencana alam.

Direktur RSUD JP Wanane, dr. Theo Mansa mengungkapkan, dengan upaya yang tidak henti-hentinya, RSUD yang sudah ditunjuk sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) berkewajiban untuk mandiri dalam hal keuangan demi mengurangi beban Pemda. Oleh karenanya, tahun 2021 kemarin, RSUD JP Wanane telah melakukan penghematan besar.

Dari penghematan tersebut, RSUD JP Wanane bisa memiliki dana mandiri untuk dipergunakan dalam pembangunan dan pemenuhan fasilitas rumah sakit. Alhasil dari dana dari BLU, tahun 2022 ini RSUD JP Wanane akan membangun area parkir dengan biaya Rp 1,9 miliar. Memiliki apotek khusus pasien umum, dan rencana membangun ruangan rawat inap senilai Rp 7 miliar dari dana BLU.

“Area parkir ini bisa menjadi aset untuk mendatangkan income bagi RS melalui uang dari tarif parkir. Apotek khusus pasien umum, digunakan untuk pasien yang datang ke RS dan membutuhkan obat. Sehingga tidak perlu membeli dari luar RS. Kemudian ruang rawat inap rencana akan digunakan untuk merawat pasien umum dari beberapa perusahaan yang menjadi mitra strategis kami,” ungkap Direktur RSUD JP Wanane.

Theo membeberkan, tahun ini juga RSUD JP Wanane juga mengalami peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui tambahan beberaoa dokter spesialis yang cukup sulit didapatkan di Papua Barat. Beberapa dokter spesialis tersebut antara lain, berupa dokter spesialis syaraf, dokter spesialis bedah onkologi, dokter spesialis patologi anatomi, dan dokter spesialis paru.

Bukan hanya itu, di tahun 2021 dan 2022, Pemerintah Kabupaten Sorong menyiapkan dana talangan masing-masing Rp 1 miliar per tahun untuk mengakomodir masyarakat Kabupaten Sorong yang kurang mampu atau yang belum memiliki BPJS Kesehatan. Sehingga bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis.

“Di tahun 2021, dari Rp 1 M anggaran yang disiapkan, baru kurang dari setengah yang terpakai. Sekitar Rp 490 juta. Maka saya sangat yakin, tahun ini dana talangan tersebut cukup untuk digunakan masyarakat Kabupaten Sorong,” kata Theo.

Sementara itu, Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru, SH, M.Si mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang diraih di ujung masa jabatannya.

“Saya bersyukur, di penghujung sisa masa jabatan saya, banyak kabar gembira dan mimpi yang terwujud. Dari waktu ke waktu Kabupaten Sorong terus mengalami kemajuan di segala aspek dan bidang layanan yang ada, termasuk kesehatan,” kata bupati.

Bupati menekankan, bahwa tujuan dari pembangunan adalah keberhasilan memberikan pelayanan yang mudah didapatkan masyarakat atau gratis.

“Pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis. Dan kita sudah melaksanakan dua-duanya. Standar ini harus terus dijaga, bila perlu ditingkatkan lagi. Sampai kepada bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan,” tutup bupati. (ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!