Pria Diamankan Polisi, Keluarga Blokade Jalan

MANOKWARI – Buntut diamankannya seorang pria dengan inisial K oleh pihak kepolisian pada Kamis (26/5) siang, pihak keluarga memblokade Jalan Trikora Wosi depan Hotel Fajar Roon pada Jumat (27/5) sekitar pukul 12.05 WIT, meminta K untuk dibebaskan. Blokade yang dilakukan pihak keluarga K merupakan lanjutan dari aksi yang dilakukan pada Kamis malam. 

Pihak keluarga melakukan aksi blokade jalan Trikora Wosi lantaran mendapatkan foto K mengalami luka lebam di wajah saat diamankan pihak kepolisian. ”Kembalikan adik kami di tempat ini,” teriak salah satu ibu-ibu yang melakukan aksi. 

Setelah dilakukan negosiasi yang cukup alot antara pihak kepolisian dengan pihak keluarga selama kurang lebih 5 jam. Alotnya negosiasi lantaran pihak keluarga bersikukuh meminta K untuk dilepaskan. ”Kami minta K dilepaskan disini (depan ruko BRI) karena saat diamankan di tempat ini,” ujar salah satu pria yang bernegosiasi dengan Kapolres Manokwari. Tuntutan pihak keluarga akhirnya dituruti oleh Kapolres Manokwari, AKBP Parasian H. Gultom sehingga blokade Jalan Trikora Wosi dibuka pukul 16.25 WIT setelah K dilepaskan pihak kepolisian pada pukul 16.20 WIT.

Setelah diserahkannya K kepada pihak keluarga, pihak keluarga yang melihat kondisi K lebam di wajah, akhirnya beraksi lagi. Keluarga meminta kepolisian bertanggung jawab atas apa yang dialami K setelah diamankan. Pada saat yang sama terlihat dua orang ibu-ibu membawa martil menuju Hotel Fajar Roon namun bisa dihalau dan ditenangkan oleh pihak keluarga yang lain. Kapolres Manokwari, AKBP Parasian H. Gultom usai kejadian blokade tersebut, enggan memberikan keterangan kepada wartawan dan langsung masuk kedalam mobil.

Martina, saksi mata yang tinggal di sekitar Hotel Fajar Roon yang ditemui Radar Sorong mengatakan, awalnya K diduga sedang dipengaruhi minuman keras meminta makanan kepada penjual makanan yang ada di depan Hotel Fajar Roon. Karena tidak di kasih makanan, akhirnya K mengamuk.  Penjual makanan yang juga anak pemilik Hotel Fajar Roon, tiba-tiba diayunkan helm namun masih bisa mengelak. Namun naas, ayunan helm mengenai kepala dari anak penjual makanan berusia 1,5 tahun. ”Tak lama dari itu, kemudian K diamankan pihak kepolisian,” ujar saksi mata. 

Kapolres Manokwari melalui Kabag Ops Polres Manokwari Kompol Musa Jedi Permana mengatakan aksi pada Jumat (27/5) siang merupakan lanjutan dari aksi pada Kamis malam yang mana aksi merasa belum puas dari negosiasi yang dilakukan pada Kamis malam. ”Namun dengan demikian pokok permasalahan sudah ditangani oleh Polres Manokwari, mudah-mudahan tidak ada aksi lagi,” ujarnya di Manokwari. 

Musa J. Permana tidak mau menceritakan duduk permasalahan sehingga terjadinya blokade ruas jalan Trikora Wosi. ”Untuk duduk perkaranya, nanti ke Kasat Reskrim,” ucap Musa.  Terpisah, Kasat Reskrim Polres Manokwari, Iptu Arifal Utama saat dihubungi Radar Sorong terkait duduk permasalahannya mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. (bw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!