SORONG – Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong, Julian Kelly Kambu,ST,MSi mengatakan kepada Radar Sorong bahwa dengan menanam pohon, menjadi salah satu indikator kesehatan bagi warga Kota Sorong.
“Apakah ada hubungan antara pohon yang ditanam dengan kesehatan warga kota?. Hubungan pohon dan kesehatan warga kota, antara lain salah satu fungsi pohon adalah menyerap karbon, debu, gas dan partikel kecil lainnya,” katanya.
Lanjutnya, Setelah melakukan penyerapan sebagaimana poin nomor satu, selanjutnya memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis. Oksigen (O2) yang dihasilkan ini dibuang ke udara bebas.
“Oksigen inilah yang kemudian dihirup oleh manusia ke dalam paru-paru,” ujarnya.
Menurutnya, apabila di udara bebas di tengah kota lebih banyak karbon dioksida dan gas-gas lainnya. Maka udara itu akan tercemar yang mengakibatkan warga kota menghirup udara kotor. Kemudian, ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil kajian bahwa 1 liter gassolin (solar, bensin, pertalite) menghasilkan 3 Kg karbon dioksida (CO2), inilah sebagai salah satu penyebab pemanasan global.
“Selain pemanasan global, CO2 ini juga akan menurunkan daya tahan tubuh karena kekurangan oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Kurangnya oksigen menyebabkan paru-paru manusia menjadi sakit atau rusak,” ujarnya.
Dikatakan Kelly, ketersediaan O2 di udara bebas adalah 21% sementara Nitrogen 78% sementara sisanya terdiri dari beberapa gas lainnya. Dengan demikian stok O2 di udara bebas sangat sedikit, sementara berbagai aktifitas manusia atau warga kota sangat meningkat sehingga akan menyebabkan O2 yang sedikit diudara akan semakin berkurang dan tercemar.
“Untuk menambah jumlah O2 di udara bebas dalam kota maka kita harus menanam pohon sebanyak mungkin di median jalan, kiri-kanan bahu jalan, menanam tanam buah dihalaman rumah, dan lain-lain sebagai sirkulasi udara,” katanya.
Ia menambahkan, udara bersih dalam Kota Sorong adalah kebutuhan primer atau mendasar yang harus menjadi perhatian bersama. Udara bersih dapat tersedia dengan baik, apabila ada komitmen dan tanggung jawab bersama untuk menanam, menjaga dan melindungi setiap pohon atau tanaman yang telah ditanam.
“Jadi secara tidak langsung ada hubungan antara menanam pohon dengan kesehatan warga kota. Diharapkan satu warga menanam 1 pohon,” pungkasnya.(zia)














