SORONG – Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong (Kotsor), Hermanus Kalasuat kepada awak media mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit Hepatitis Akut, yang lebih rentan dialami anak-anak.
Namun, Ia mengimbau masyarakat Kota Sorong agar tetap waspada menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta melindungi anak-anak dari makanan dan minuman tidak sehat atau jajanan tidak higienis.
“Sampai saat ini belum ada kasus penyakit Hepatitis Akut di Kota Sorong. Namun, kami mengimbau agar masyarakat harus menjaga kebersihan. Kemudian kalau ada yang mencurigakan, kita harus waspada. Karena penyakit ini lebih cenderung ke anak-anak maka orang tua harus memberikan perhatian ekstra. Misalnya selama ini suka jajan yang kurang terjamin kebersihannya atau di luar rumah, kalau bisa di rumah saja supaya kita jaga sama-sama,” katanya.
Ia mengatakan untuk mengantisipasi hal tersebut, sebenarnya Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Kesehatan Kota Sorong telah memiliki program rutin dalam penanggulangan penyakit-penyakit menular.
“Langkah Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Kesehatan, kita selama ini di program rutin penanggulangan penyakit menular itu sudah ada pada program kita di setiap Puskesmas. Intinya pelayanan secara rutin sudah terlaksana dan antisipasi dari Dinas Kesehatan. Kami akan berdasarkan Surat Edaran Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat yang diteruskan dari Kementerian Kesehatan,” jelasnya.
Selanjutnya dari provinsi meneruskan ke daerah termasuk Dinas Kesehatan Kota Sorong terkait dengan kewaspadaan Hepatitis Akut ini. Jadi sudah melakukan persiapan-persiapan terkait dengan itu, dalam arti pelayanan secara rutin sudah berjalan di Puskesmas – Puskesmas dan rumah sakit.
Ia menyebutkan bahwa Surat Edaran nomor HK02.02/C/2515/2022 tentang kewaspadaan terhadap penemuan kasus Hepatitis Akut yang tidak diketahui Etiologi atau penyebabnya. Sehingga setiap daerah diminta agar tetap waspadai penyakit Hepatitis Akut tersebut.
“Jadi kita diminta untuk waspada. Edaran ini Kementerian Kesehatan meneruskan dari WHO. Kita di daerah tetap melakukan kewaspadaan dini. Kemudian menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat supaya sama-sama menjaga agar tidak tertular,” ujarnya.
Ia menambahkan, program dari Dinas Kesehatan Kota Sorong sudah rutin dalam penanggulangan penyakit-penyakit menular yang dilakukan di setiap rumah sakit milik pemerintah daerah dan Puskesmas – Puskesmas. Sehingga pada kasus ini, Pelayanan dilakukan seperti biasanya. Jika ada gejala maka dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan fasilitas yang tentunya memadai. (zia)















