Usulkan Program 1.000 Doktor OAP

SORONG – Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sorong, Julian Kelly Kambu, ST,MSi kepada Radar Sorong, Rabu (20/4) mengatakan, perlu ada program mencetak 1.000 doktor Orang Asli Papua (OAP) dengan menggunakan dana otonomi khusus (Otsus). Menurutnya, sama halnya dengan program Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo yaitu menanam 1.000.000 pohon.

“Kita butuhkan pemimpin yang sedikit “Gila” untuk menawarkan ide, gagasan, program dan sekaligus mengeksekusinya,” tegasnya.

Dikatakannya bahwa revisi terbatas undang-undang otsus nomor 2 tahun 2021 dengan total dana yang akan dikucurkan setiap tahun anggaran adalah sebesar 2, 25% dari DAU Nasional. Sebelumnya hanya 2%.

“Selama 20 tahun telah berotonomi khusus, apakah sudah ada 1.000 doktor Orang Asli Papua (OAP) yang dihasilkan dari berbagai bidang ilmu?, Kalau belum apa kendalanya?,” katanya.

Lanjutnya, Kebijakan otsus dalam bentuk anggaran sudah ada, tinggal bagaimana membuat program dan kegiatan lalu keberanian untuk mengeksekusinya.

“Semua kebijakan dan kewenangan sudah diserahkan ke daerah,” ujarnya.

Menurutnya, Hal tersebut perlu dilakukan karena OAP selalu membanggakan dengan sumber daya alam. Baik, sumber daya alam yang dapat diperbaharui maupun sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

“Selama ini kita memuji membanggakan diri saya anak Papua, punya sumber daya alam, kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Bukan hanya itu saja bahkan keindahan alam yang kita banggakan itu, kalau kita bandingkan dengan beberapa negara lain mereka tidak punya sumber daya alam tetapi mereka bisa survive atau hidup,” jelasnya.

“Bahkan menjadi negara negara maju. Kita kalau banggakan sumber daya alam, sementara kita sendiri mengambil bagian dalam sebagai manajer,” sambungnya.

Misalnya, kata Kelly bahwa Sampai hari ini, berapa sumber daya manusia yang dikaderkan misalnya menduduki puncak menjadi pemimpin pada jalur migas.

“Tidak ada, terus apa yang kita mau banggakan. Seharusnya dengan kebijakan otonomi khusus  semua hal itu menjadi penting tapi SDM yang harus menjadi prioritas. Salah satunya dana Otsus yang menghasilkan SDM yang dihasilkan selama 20 tahun itu apa saja,” tegasnya. (zia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!