MANOKWARI – Kekosongan kursi jabatan Wakil Bupati Maybrat sejak pertengahan tahun 2020 pascameninggalnya (Alm) Paskalis Kocu, Jumat (8/4/2022) akhirnya terisi. Markus Jitmau,S.Sos yang mengisi kekosongan kursi tersebut resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Maybrat oleh Gubernur Papua Barat, Drs.Dominggus Mandacan,MSi di Auditorium PKK, Jumat (8/4).
Wakil Bupati Maybrat, Markus Jitmau yang ditanyai terkait apa yang akan dilakukannya di masa jabatannya yang hanya tersisa empat bulan hingga Agustus mendatang, mengaku masih menunggu petunjuk dari Bupati Maybrat, Dr.Drs. Bernard Sagrim,MM.
”Semua ketentuan ada di pak bupati, kita akan bangun komunikasi dengan pak bupati. Disini saya hanya wakil, jadi hanya membantu pak bupati, sehingga apa yang menjadi petunjuk dari pak bupati ya kita siap laksanakan karena masa tugas sisa empat bulan lagi,” kata Markus Jitmau kepada wartawan usai pelantikan, Jumat (8/4).
Markus mengatakan, dirinya menunggu petunjuk dari Bupati Maybrat untuk menyelesaikan masa tugas 2017-2022 dalam membantu pelayanan pemerintahan. ”Saya hanya membantu bupati untuk selesaikan program-program,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Maybrat, Dr.Drs Bernard Sagrim,MM mengatakan dalam tugas dan tanggung jawab wakil bupati yang baru dilantik, akan menyesuaikan tugas yang ada. ”Tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, maupun pelayanan masyarakat, itu yang paling penting,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwasanya setelah dilantik, Markus Jitmau akan kembali ke keluarga, masyarakat Maybrat untuk berinteraksi dan kolaborasi. ”Namanya membangun, inikan ada tiga pilar yakni pilar pemerintah, swasta dan masyarakat,” ungkapnya. ”Selain menjadi wakil bupati, beliau juga menjadi warga masyarakat, sebagai tokoh yang mana bersama-sama untuk membangun Kabupaten Maybrat,” Kata Sagrim menambahkan.
Ia menjelaskan sisa masa jabatan yang terhitung sisa empat bulan, dirinya memprioritaskan peresmian perkantoran yang ada di Ibukota Kabupaten Maybrat di Kumurkek. ”Kita fokus di peresmian, diantaranya peresmian kantor bupati, DPRD Maybrat, gedung pertemuan dan kawasan perkantoran,” jelasnya. Ia menyebutkan bahwa telah menyampaikan surat ke Gubernur Papua Barat yang dilanjutkan ke Presiden untuk kesediaan dalam meresmikan perkantoran tersebut. ”Mudah-mudahan pada 19 atau 20 Mei bisa diresmikan, karena disana juga ada pekerjaan APBN yaitu bendungan Ayamaru segmen satu dan juga jalan trans papua. Kita harapkan bapak presiden hadir sekaligus melihat situasi dan kondisi di Maybrat pasca penyerangan 2 Spetember 2021 dan 26 Januari 2022 lalu,” sebutnya.
Pelantikan Secara Terbatas
Upacara pelantikan Wakil Bupati Maybrat, Markus Jitmau sesuai keputusan Mendagri Nomor 132.92-86 tahun 2022 pada 26 Januari 2022, diadakan secara terbatas untuk mencegah penyebaran covid-19. Diluar gedung Auditorium PKK Papua Barat dikawal ketat oleh pihak kepolisian. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dalam pelantikan tersebut mengatakan agar wakil bupati yang telah dilantik untuk melaksanakan amanah dengan baik. ”Penyelengaraan pemerintahan dapat dilaksanakan bersama demi menciptakan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat sampai berakhirnya masa jabatan,” ujar Dominggus.
Gubernur berharap DPRD Maybrat bersama-sama menjalankan roda pemerintahan sampai akhir masa jabatan. Dominggus mengiatkan untu tetap menjaga protokol kesehatan guna menekan penyebaran covid-19 dan selalu menjaga situasi kemanan di Papua Barat. ”Pemerintah daerah tidak dapat melaksanakan pembangunan dan pelayanan jika tidak didukung dengan situasi dan kondisi daerah yang aman,” pungkasnya. (bw)













