MASOHI – Menindaklanjuti adanya laporan masyarakat dan pemberitaan media atas praktik oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan pungutan liar untuk memotong antrean Pertalite di SPBU 84.975.04 di Masohi, Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa praktik tersebut bukan dilakukan oleh pegawai SPBU.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi memastikan petugas SPBU sudah melakukan layanan sesuai aturan dan tidak melakukan pungutan liar dalam pelayanan pengisian BBM baik subsidi maupun non subsidi.“Karena itu SPBU juga terus kami ingatkan, layanan kepada masyarakat dilakukan sesuai SOP yang berlaku,” katanya.
Untuk menjaga ketertiban, sejak 26 Oktober lalu Pertamina Patra Niaga juga menggandeng Kepolisian Sektor Kota Masohi untuk membantu pengaturan yang berada di luar area SPBU terutama pada jam kepadatan pengisian.Untuk di area SPBU, Pertamina Patra Niaga juga menambahkan personil khusus untuk mengatur jalur pengisian. Selain itu, operator juga terus diimbau agar pelayanan BBM penugasan dan subsidi sesuai aturan yang berlaku.
“Harapannya ini dapat membuat proses pengisian di SPBU lebih tertib dan terus meminimalisir adanya potensi oknum tidak bertanggungjawab, agar penyaluran BBM penugasan dan subsidi berjalan dengan baik bagi masyarakat,” tutup Bramantyo.Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut agar dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(*/zia)














