Merawat Tradisi, Warga Malasigi Anyam Noken Tambah Penghasilan

BERITA FOTO/NORMA FAUZIA MUHAMMAD 

MALASIGI-Masyarakat Kampung Adat Malasigi, Distrik Klayili, Kabupaten Sorong, tidak hanya mengandalkan potensi alam untuk menarik wisatawan. Warga juga mengembangkan usaha rumahan, mulai dari membuat tas noken yang dianyam sendiri hingga mengolah pisang menjadi keripik untuk dijual. Keterampilan yang diwariskan dan hasil kebun tersebut menjadi salah satu cara warga menambah penghasilan.

Mama Fami yang selalu semangat saat ada pengunjung, hasil anyaman nokennya akan selalu dibeli menjadi oleh-oleh ketika pulang dari Malasigi. Nampak sedang mengambil noken untuk dilihat pengunjung.(Fauzia/Radar Sorong)

Noken dibuat menggunakan bahan lokal, antara lain kulit kayu yang disebut owo dan rumput yang disebut banto, Senin (27/7/2026).

Masyarakat Malasigi menunjukkan hasil anyaman tas noken mereka yang siap dijual.(Fauzia/Radar Sorong)
Pengunjung dari Pertamina EP Papua Field ketik belajar menganyam tas noken.(Fauzia/Radar Sorong)
Salah satu masyarakat Malasigi menjual Keripik Pisang.(Fauzia/Radar Sorong)
Salah satu masyarakat adat Malasigi menunjukkan 2 rasa dari Keripik Pisang yang dijual.(Fauzia/Radar Sorong)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!