SORONG– Aktivitas bongkar muat petikemas di Terminal Petikemas Sorong (TPK Sorong) menunjukkan kinerja positif hingga September 2026. Berdasarkan realisasi operasional, arus petikemas mencapai 41.452 Box atau 102,90 persen dari target RKAP sampai dengan September 2026 sebesar 40.283 Box.Sementara itu, dari sisi satuan TEUs, realisasi mencapai 45.829 TEUs atau 102,80 persen dari target RKAP sebesar 44.580 TEUs.Dengan capaian tersebut, TPK Sorong mencatat surplus terhadap target periode berjalan sebesar 1.169 Box dan 1.249 TEUs.
Sejalan dengan Dinamika Aktivitas Ekonomi Papua Barat Daya
Peningkatan arus petikemas di TPK Sorong turut mencerminkan dinamika aktivitas ekonomi, perdagangan, dan distribusi barang di Papua Barat Daya. Sebagai salah satu pusat perdagangan dan konektivitas logistik di kawasan timur Indonesia, Sorong memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun aktivitas usaha di wilayah Papua Barat Daya dan daerah sekitarnya.
Perkembangan berbagai aktivitas ekonomi, termasuk perdagangan, pembangunan infrastruktur, kebutuhan konsumsi masyarakat, serta distribusi bahan baku dan barang produksi, menjadi bagian dari dinamika yang berpotensi meningkatkan kebutuhan terhadap layanan transportasi dan logistik.
Posisi Sorong sebagai salah satu pintu gerbang konektivitas antardaerah juga menjadikan kelancaran arus barang melalui jalur laut semakin penting. Kondisi tersebut turut menciptakan kebutuhan terhadap layanan terminal petikemas yang mampu memberikan pelayanan secara efektif, produktif, aman, dan berkesinambungan.
Dalam konteks tersebut, peningkatan throughput TPK Sorong hingga September 2026 menjadi bagian dari gambaran meningkatnya kebutuhan konektivitas dan distribusi barang di Papua Barat Daya.
TPK Sorong Perkuat Peran sebagai Simpul Logistik Papua Barat DayaSebagai salah satu infrastruktur strategis dalam rantai logistik wilayah, TPK Sorong terus berupaya menjaga kelancaran pelayanan dan meningkatkan produktivitas operasional untuk mendukung kebutuhan distribusi barang serta konektivitas antardaerah.
Peningkatan throughput tidak hanya menjadi indikator kinerja operasional terminal, tetapi juga menunjukkan pentingnya peran konektivitas logistik dalam mendukung aktivitas perdagangan, distribusi barang, dan mobilitas ekonomi di Papua Barat Daya.
Terminal Head TPK Sorong, Welta Selfie, menyampaikan bahwa capaian hingga September 2026 menjadi dorongan bagi seluruh insan TPK Sorong untuk mempertahankan produktivitas dan kualitas pelayanan.
“Capaian sampai dengan September 2026 merupakan hasil kerja bersama seluruh insan TPK Sorong dalam menjaga produktivitas, kelancaran operasional, serta pelayanan kepada pengguna jasa. Kami akan terus melakukan penguatan layanan dan operasional agar TPK Sorong semakin mampu mendukung kebutuhan logistik dan pertumbuhan ekonomi di Papua Barat Daya,” katanya.
Masih Ada Ruang untuk Mengejar Target Tahunan
Meskipun realisasi sampai September telah melampaui target periode berjalan, TPK Sorong masih memiliki ruang untuk mengejar target RKAP tahunan 2026.
Terhadap target tahunan sebesar 53.710 Box, realisasi September 2026 masih memiliki selisih 12.258 Box. Sementara terhadap target tahunan sebesar 59.440 TEUs, masih terdapat selisih 13.611 TEUs.
Dengan demikian, tiga bulan terakhir tahun 2026 menjadi momentum penting bagi TPK Sorong untuk mempertahankan tren positif throughput sekaligus mengoptimalkan potensi arus petikemas yang berasal dari aktivitas perdagangan, distribusi, pembangunan, dan kebutuhan logistik di Papua Barat Daya.
Optimistis Menutup Tahun 2026Memasuki periode akhir tahun, TPK Sorong akan terus memperkuat koordinasi dengan pengguna jasa, perusahaan pelayaran, mitra kerja, serta pemangku kepentingan kepelabuhanan guna memastikan pelayanan terminal berjalan efektif, aman, dan berkesinambungan.
Penguatan produktivitas dan kualitas pelayanan diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi barang sekaligus memperkuat konektivitas logistik Papua Barat Daya dan wilayah sekitarnya.Capaian throughput hingga September 2026 menjadi momentum bagi seluruh insan TPK Sorong untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa.
“TPK Sorong terus melaju, mendukung pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya.” tegasnya.(*/zia)













