SORONG – Kabupaten Tambrauw secara mengejutkan keluar sebagai Juara Umum dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026 yang resmi ditutup pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sorong.

Kafilah Kabupaten Tambrauw sukses mengantongi total 390 poin, mengungguli Kota Sorong di peringkat kedua dengan 350 poin dan Kabupaten Sorong di posisi ketiga dengan 295 poin. Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah baru yang mengharukan bagi daerah tersebut karena berhasil merebut piala bergilir yang biasanya didominasi oleh wilayah kota.

Penutupan ajang syiar Al-Qur’an yang berlangsung selama empat hari tersebut ditandai dengan pukulan tifa oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, dalam suasana yang khidmat. Setelah prosesi penutupan, Dewan Hakim yang dipimpin oleh Drs. H. Mulyono, M.Ag., mengumumkan hasil akhir perolehan nilai dari seluruh cabang perlombaan. Selain tiga besar tersebut, peringkat keempat diraih oleh Kabupaten Maybrat dengan 265 poin, disusul Kabupaten Raja Ampat di posisi kelima dengan 115 poin.
Ketua LPTQ yang juga merupakan Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Tambrauw, Ahsanul, mengungkapkan rasa haru dan tidak menyangka atas capaian ini. Ia menyebutkan bahwa selama ini piala bergilir kerap kali diraih oleh Kota Sorong. Namun, berkat kerja keras seluruh pihak, kafilah Tambrauw mampu membalikkan prediksi.
Ahsanul menjelaskan bahwa kunci keberhasilan ini bermula dari persiapan matang melalui seleksi ketat di tingkat kabupaten, yang menjaring peserta dari kategori anak-anak hingga dewasa di semua cabang lomba. Menghadapi ajang MTQ tingkat nasional yang menyisakan waktu kurang dari dua bulan, pihak LPTQ Tambrauw akan segera bergerak cepat untuk melakukan perekrutan, menjaga stamina, serta mengintensifkan latihan para peserta agar penampilan mereka tetap prima.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tambrauw, Alexander, menyampaikan rasa bangganya yang luar biasa.
Menurutnya, Tambrauw sering kali menjadi kabupaten yang tidak diandalkan dalam ajang MTQ tahun ini. Namun, kerja keras pengurus LPTQ dan seluruh peserta mampu membuktikan bahwa daerahnya bisa muncul di permukaan dan menjadi juara. Capaian ini melengkapi prestasi Tambrauw sebelumnya yang juga sukses membawa pulang piala champion pada ajang Pesparawi.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, dewan hakim, aparat keamanan, tenaga kesehatan, serta seluruh kafilah yang telah menyukseskan acara.
Gubernur menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana syiar Islam dan media dakwah untuk memperkuat kecintaan umat terhadap Al-Qur’an, serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Gubernur Elisa Kambu juga menyampaikan selamat kepada para pemenang dan meminta mereka bersiap diri dengan tanggung jawab tinggi untuk mewakili Provinsi Papua Barat Daya di tingkat nasional. Ia juga berjanji bahwa pemerintah provinsi, bersama LPTQ dan pemerintah kabupaten/kota, akan terus bersinergi dalam mendukung pembinaan generasi qur’ani yang berakhlak mulia dan berkarakter demi kemajuan daerah.(zia)















