SORONG – Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, Terminal Peti Kemas (TPK) Sorong bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang dirangkaikan dengan tes narkoba bagi seluruh pekerja.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 13 Mei 2026, mulai pukul 15.00 WIT hingga selesai, bertempat di area Pelindo Terminal Petikemas Sorong. Peserta kegiatan meliputi seluruh unsur pekerja, baik operator, petugas security, cleaning service, maupun pegawai organik.
Sosialisasi disampaikan langsung oleh Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Papua Barat, Stanly Taghupia, S.H, yang memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkoba, dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan dan produktivitas kerja, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan pelaksanaan tes narkoba sebagai langkah preventif dan deteksi dini guna memastikan seluruh pekerja berada dalam kondisi bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.
Terminal Head TPK Sorong, Welta Selfie, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga integritas dan keselamatan kerja.
“Kegiatan sosialisasi dan tes narkoba ini sangat penting sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Kami ingin memastikan seluruh pekerja dapat menjalankan tugasnya secara optimal, aman, dan profesional. Selain itu, ini juga menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan dan masa depan seluruh pekerja di TPK Sorong,” ujar Welta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pekerja semakin memahami bahaya narkoba serta memiliki komitmen bersama untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja.
TPK Sorong bersama BNN Provinsi Papua Barat akan terus bersinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya di sektor kerja strategis seperti pelabuhan.
PT Pelindo Terminal Petikemas merupakan bagian dari grup usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang berperan sebagai subholding pengelola bisnis terminal peti kemas. Perusahaan dibentuk pasca integrasi Pelindo sejak 1 Oktober 2021 dan saat ini mengelola 32 terminal peti kemas di berbagai wilayah strategis Indonesia serta didukung oleh 7 anak perusahaan. Dengan jaringan terminal yang luas dan terintegrasi, perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal, efisien dan berstandar internasional.(***)














