SORONG – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) bersama Pemerintah Kota Sorong untuk memastikan stabilitas pangan, pada Kamis (5/3/2026), tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Perum Bulog Kantor Cabang Sorong dan Salah satu Supermarket di Kota Sorong.
Wakil Gubernur PBD, Ahmad Nasrau, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan bahan pokok. Berdasarkan hasil pantauan, stok beras dan minyak goreng dipastikan mencukupi kebutuhan warga hingga dua bulan ke depan.
“Kebutuhan beras SPHP dan minyak goreng dalam kondisi aman. Harga saat ini stabil, meski ada kenaikan tipis pada harga ayam karena tingginya permintaan nasional. Saya imbau masyarakat belanja bijak, jangan panic buying,” ujar Ahmad Nasrau.
Kepala Perum Bulog Cabang Sorong, Riyadi Muslim, memaparkan data teknis ketersediaan pangan yang saat ini didominasi oleh produksi dalam negeri (Sulsel dan Jatim).
*Beras: 1.600 ton tersedia, dengan tambahan 1.600 ton dalam perjalanan.
*Minyak Goreng: Stok saat ini Rp71 ribu/liter dengan komitmen isi ulang (refill) Rp91 ribu/liter setiap bulan.
Kemudian, Owner Supermarket Saga, Febrian, mengonfirmasi bahwa pasokan telur dan daging juga dalam kondisi aman dengan harga stabil.
Kegiatan pemantauan ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sorong, Anshar Karim, sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kota dalam menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi daerah menjelang hari raya.(*/zia)















