• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Minggu, 25 Oktober 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Seminar Nasional di Kampus IAIN Sorong, Ketua KPAI Ungkap Kekerasan Pada Anak Tembus 4683 Kasus.

by admin
6 Desember 2023
in Metro Sorong
0
Seminar Nasional di Kampus IAIN Sorong, Ketua KPAI Ungkap Kekerasan Pada Anak Tembus 4683 Kasus.

Pembukaan seminar nasional yang ditandai dengan pemukulan tifa. (Rosmini/Radar Sorong)

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

Terbanyak Pelakunya Orang Terdekat

Rangkaian acara penandatanganan kerjasama. (Rosmini/Radar Sorong)
Ketua KPAI Ai Maryatih Solihah, M.Si saat menyampaikan materi dihadapan para peserta seminar nasional. (Rosmini/Radar Sorong)

SORONG- Dengan mengundang narasumber spesial yakni Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryatih Solihah, M.Si , Seminar Nasional Perlindungan Anak yang digelar Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kepada Masyarakat (LPPM) Insititut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Selasa (5/12) berlangsung sukses.

Berita Terkait

Polda Papua Barat Daya Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying dan Kenakalan Remaja

Polda Papua Barat Daya Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying dan Kenakalan Remaja

24 Oktober 2026
8
Pengajian Rutin Bulanan, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Hadirkan Ustad H. Mulyono

Pengajian Rutin Bulanan, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Hadirkan Ustad H. Mulyono

23 Oktober 2026
49
Polda Papua Barat Daya Gelar Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan

Polda Papua Barat Daya Gelar Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan

23 Oktober 2026
6

Kegiatan seminar nasional dibuka oleh Rektor IAIN Sorong Prof Dr Hamzah Khaeriyah, M.Ag yang diwakili Wakil Rektor I Dr Muhammad Rusdi Rasyid, M.Pd.I dirangkai dengan Launching Tim Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) , Launching Unit Layanan Psikologi Terpadu (ULPT).

Selain launching Tim Satgas PPKS dan ULPT dengan disaksikan oleh Ketua KPAI Ai Maryatih Solihah, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama oleh Kepala PSGA IAIN Sorong Evie Syalviana, M. Psi dengan 10 organisasi wanita seperti Dharma Wanita, Ikatan Wanita Sulawesi Selatan Kota Sorong dan pihak terkait lainnya, salah satunya dengan Koordinator Wilayah Program INKLUSI LAKPESDAM PBNU-FATAYAT, Rusyaid, M.Pd.I yang fokus dalam program Pencegahan Perkawinan Anak (PPA) di wilayah Kabupaten Sorong.

Yang menarik dari rangkaian acara seminar nasional ini, juga diumumkan Duta Gender dan Anak IAIN Sorong yakni Baiq Septia, Mahasiswa Fakultas Tarbiyah, Program Studi (Prodi) Tadris Bahasa Inggris dan Yusril Arfan Sanaky, Mahasiswa Fakultas Syariah dan Dakwah Prodi Ekonomi Syariah.

Wakil Raktor I Dr Muhammad Rusdi Rasyid dalam sambutannya anak-anak merupakan cikal bakal generasi penerus bangsa. mengatakan Anak-anak yang kini berusia 5 atau 6 tahun pada 20-30 tahun mendatang, merekalah yang akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa, yang akan melanjutkan generasi, dan mengembangkan serta memakmurkan bangsa Indonesia.

Terkait dengan anak-anak, dikatakan oleh Warek I, di beberapa negara sudah jarang ditemukan anak-anak bermain di lapangan ataupun anak-anak bermain di depan sekolah. Bahkan sekolah TK, SD akan cenderung ditutup anak-anaknya semakin berkurang.
Kenapa demikian, karena ibu-ibu tidak mau lagi melahirkan. Hal Ini salah satu ciri indikasi runtuhnya sebuah enegara, karena tidak lagi melahirkan generasi-generasi muda.’

“Kalau di Sorong, di Kota dan Kabupaten, Alhamdulillah, ibu-ibu masih rajin melahirkan generasi. Hanya saja masih butuh perhatian kita, kalau rajin melahirkan maka kita peduli juga dengan kebutuhan gizinya, bagaimana dia berkembang dengan baik, jangan hanya pintar melahirkan tanpa memperhatikan apa kebutuhan mereka,”ujar Dr Muhammad Rusdi Rasyid.

Pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak karena suatu saat nanti mereka akan bertarung dan berkompetisi secara nasional dan internasional ,bagaimana dia mengambil alih kepemimpinan dan membuat negara ini menjadi maju dan lebih kuat. Perhatian terhadap anak juga dikaitkan dengan penanganan masalah stunting sehingga anak Indonesia benar-benar dapat tumbuh sehat menjadi calon-calon pemimpin bangsa.
“Oleh karena itu seminar kali ini menjadi penguatan bagi kita semua , sebuah pencerahan bagaimana kita lebih mengenal anak-anak kita untuk dilindungi dan dibesarkan,”ujar Dr Muhammad Rusdi Rasyid .

Sementara itu Ketua KPAI Ai Maryatih Soliha, M.Si dalam paparan materinya mengatakan, peserta yang hadir mulai dari perwakilan pemerintah daerah, Dharma Wanita, dari Kepolisian, Ibu-ibu Bhayangkari, ibu-ibu Persit serta seluruh ormas yang ada, pergerakan mahasiswa merupakan modalitas dalam melakukan upaya pencegahan dan perlindungan anak.
“Isu anak itu melekat di semua pemangku kepentingan. Ucapan teruma kasih kepada IAIN Sorong yang sudah menyatukan semua kekuatan dalam hal melindungi anak-anak bangsa,”ujar Ketua KPAI Ai Maryati dalam seminar yang dipandu moderator Dr Andi Ahriani, M.Si, dosen IAIN Sorong.

Diakuinya, dirinya tidak mudah untuk mendatangi suatu tempat. Mungkin sudah berjodoh dipertemukan dengan dengan IAIN Sorong untuk menghadiri seminar nasional ini. “Karena kalau ngomong dengan KPAI kalau bukan kasus, ya masalahkan ya..no viral no justice,”ujar Ketua KPAI Ai Maryati Solihah.

Dikatakan, usia anak adalah usia 18 tahun ke bawah termasuk yang ada dalam kandungan. “Ini kata undang-undang di negara kita juga di dalam konveksi hak anak, yang dituangkan dalam Inpres tahun 1990,”tandasnya.
Diungkapkan bahwa populasi anak-anak di Indonesia hampir mencapai 84, 4 juta jiwa. Di Kota, Kabupaten Sorong ini, anak-anak kita 1/3 dari populasi penduduk secara umum,”ungkapnya.

Lanjut dikatakan,seperti yang termuat dalam kandungan isi Al Qur’an, perlindungan anak itu sudah ada jauh sebelum peradaban ini ada. “Ini yang menjadi pemandu kita bahwa perlindangan anak bukan hanya sebatas tugas dan fungsi tapi sebagai ukuran kita sebagai seorang hamba, sebagaiman seorang manusia,”tandasnya.

Bahwa pemenuhan kebutuhan anak itu bukan hanya jadi tanggung jawab orang tua, seperti memberikan makan anaknya ataupun yang yang lainnya. “Ternyata itu adalah hak yang memang harus didapatkan oleh anak-anak kita,”imbuh Ketua KPAI, Ai Maryatih.
Sesuai aturan perundangan, ratifikasi konveksi hak anak, pasal 28 B jauh sebelum rativikasi juga termuat dalam UUD 1945, setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang juga berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskrimnasi.

Dikatakan, kalangan perguruan tinggi harus kontinyu mensosialisasikan tentang perlindangan anak. Bukan hanya perlindungan khusus, tapi juga terkait persoalan hak dan kebebasan, lingkungan keluarga, dan kesehatan anak.
Lebih jauh, dikatakan, dalam upaya memberikan perlindungan terhadap anak yang orang tuanya tidak jelas, KPAI juga memberikan advokasi kepada anak-anak yang tidak punya akte kelahiran.

“Karena ini menyangkut kepentingan anak seperti untuk kesehatan, pendidikan anak itu tidak bisa terhambat. Persoalan orang tuanya dimana suaminya , perkawanannya sah atau tidak, para pemangku kepentingan, dengan aturan yang ada mari mencari solusinya. Tetapi tetap berdampak pada pencegahan,”jelasnya.

Ketua KPAI juga mengungkapkan, dalam 3 tahun terakhir, angka kekerasan terhadap anak-anak yang dilaporkan ke KPAI karena korban kekerasan fisik atau psikis, kekerasan seksual, pornografi cybercrime, dan 4 tahun sebelumnya anak yang berhadapan dengan hukum, yakni anak-anak yang menjadi pelaku dan seaksi tinak pidana.

ADVERTISEMENT

“Apa yang saya sampaikan ini baru fenomena gunung es, seperti di masyarakat kita, kalau sudah parah , ini anak tidak tahu harus bagaimana baru lapor. Ini baru yang terlaporkan, bagaimana dengan yang tidak dilaporkan,”tandasnya.
Parahnya, dari data yang dirilis tahun 2022, sekitar 4.683 kasus kekerasan pada anak yang diterima KPAI, tertinggi pelakunya adalah orang terdekat. Buka hanya anak-anak perempuan,korban kekerasan seksual juga menimpa anak laki-laki.

“Korban kekerasan seksual sodomi itu semua laki-laki. Alasan pelaku korban tidak akan hamil. Ditegaskan oleh Ai, Ketua KPAI alasan pelaku bahswa korban tidak hamil tidak dapat dibenarkan.
Sangat prihatin dengan korban sodomi yang mengalami kekerasan seksual, organ tubuhnya ada yang sampai sobek bahkan fungsinya mengalami gangguan sampai serumur hidup.

ADVERTISEMENT

Kekerasan seksual, karena kuatir hanya memaknainya seputar alat kelamin, sesuai UU No 12 tahun 2022, dikatakan, kita harus memaknai betul kekerasan seksual.
Kekerasan seksual bisa terjadi secara fisik, pelecehan secara verbal melalui media itu sudah termasuk kekerasan seksual.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Pemerintah Kabupaten Sorong Dr Waode Wikewati , SE MM, menyampaikan terima kasih kepada KPAI, karena dengan adanya kegiatan ini, peserta seminar bisa paham dan bisa saling berkoordinasi dalam rangka pencegahan kekerasan terhadap anak.

“ Kami pun berterima kasih kepada IAIN Sorong yang telah menyelenggarakan kegiatan seminar nasional perlindungan anak ini semoga dapat bermanfaat bagi kita semua,”ujar Dr Waode.
Kepada Tim Satgas PPKS IAIN Sorong, Ia berharap bisa berkordinasi dengan semua lintas sektor termasuk dengan Pemda setempat .

“Karena kita tahu kekerasan perempuan dan anak itu seperti fenomena gunung es, banyak sekali korban yang tidak melaporkan. Jadi harapan kami kepada tim satgas untuk lebih proaktif, bekerjasama lebih intensif agar kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa tertantangani dengan baik,”harap Dr Waode Wikewati.

Usai Ketua KPAI Ai Maryatih menyampaikan materinya, rangkaian acara seminar nasional di kampus IAIN Sorong juga diisi dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta. (ros)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Kemendikbudristek Dorong Pelestarian Budaya Papua Lewat Indonesiana.TV

Next Post

Pelita Air Resmi Buka Rute Jakarta-Sorong PP

Related Posts

Polda Papua Barat Daya Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying dan Kenakalan Remaja
Metro Sorong

Polda Papua Barat Daya Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying dan Kenakalan Remaja

24 Oktober 2026
8
Pengajian Rutin Bulanan, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Hadirkan Ustad H. Mulyono
Metro Sorong

Pengajian Rutin Bulanan, Pokja MT Kemenag Kota Sorong Hadirkan Ustad H. Mulyono

23 Oktober 2026
49
Polda Papua Barat Daya Gelar Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan
Metro Sorong

Polda Papua Barat Daya Gelar Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan

23 Oktober 2026
6
JKN Menjadi Jaminan Penting Saat Membutuhkan Pengobatan
Metro Sorong

JKN Menjadi Jaminan Penting Saat Membutuhkan Pengobatan

23 Oktober 2026
4
Kapolda Papua Barat Daya Gelar Subuh Keliling, Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Metro Sorong

Kapolda Papua Barat Daya Gelar Subuh Keliling, Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan Polri dengan Masyarakat

22 Oktober 2026
12
Pembangunan Inklusif, Pemprov PBD Resmi Luncurkan Portal Satu Data “Cenderawasih”
Metro Sorong

Pembangunan Inklusif, Pemprov PBD Resmi Luncurkan Portal Satu Data “Cenderawasih”

22 Oktober 2026
20
Next Post
Pelita Air Resmi Buka Rute Jakarta-Sorong PP

Pelita Air Resmi Buka Rute Jakarta-Sorong PP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Belanja Makin Nyaman, Telkomsel Perkuat Jaringan 5G di Mal Sorong Modern City

Belanja Makin Nyaman, Telkomsel Perkuat Jaringan 5G di Mal Sorong Modern City

24 Oktober 2026
Polda Papua Barat Daya Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying dan Kenakalan Remaja

Polda Papua Barat Daya Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying dan Kenakalan Remaja

24 Oktober 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!