
SORONG– Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyambut baik pembangunan Kampus II SMK Kehutanan Negeri Manokwari (KNM) di Kota Sorong. Yang berlokasi di Km 16, Sabtu (30/9).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya Julian Kelly Kambu,ST.M.Si mengatakan bahwa Pembangunan kampus tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Papua Barat Daya, yang memiliki luas kawasan hutan mencapai 4.562.080 hektar.
“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di mana sekolah ini dibangun di wilayah Papua Barat Daya,” Kelly Kambu, usai acara peletakan batu pertama Kampus II SMK Kehutanan Negeri Manokwari di Sorong.
Kelly menambahkan, pembangunan kampus tersebut dapat menambah semangat baru bagi masyarakat Papua Barat Daya untuk menjaga kelestarian hutan. Pasalnya, luas kawasan hutan di wilayah tersebut sangat luas, namun jumlah personil polisi hutan (polhut) tidak sampai 100 orang.
“Bagaimana menjaganya kita harus mendidik anak-anak ini generasi ini ini Papua Maluku ada di sini pusatnya di sini ke depan itu sehingga bisa membantu bagaimana mewujudkan pembangunan berkelanjutan terutama dalam menjaga kawasan,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Palguna Ruteka, mengatakan, pembangunan Kampus II SMK Kehutanan Negeri Manokwari di Sorong merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan pelayanan dan menampung besarnya minat dan ketertarikan masyarakat Indonesia Timur untuk mendapatkan pendidikan menengah kejuruan kehutanan.
“Pembangunan Kampus II SMK Kehutanan Negeri Manokwari di Sorong diharapkan dapat menciptakan kondisi lingkungan belajar yang sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja,” kata Palguna Ruteka.
Selanjutnya,Kepala SMK Kehutanan Negeri Manokwari, Rizard M.H. Waas, mengatakan, pembangunan Kampus II SMK Kehutanan Negeri Manokwari di Sorong merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan visi sekolah yaitu Tersedianya tenaga teknis menengah kehutanan yang berakhlak mulia, sehat, profesional, mandiri dan berwawasan lingkungan serta berdaya saing.
“Pembangunan Kampus II SMK Kehutanan Negeri Manokwari di Sorong diharapkan dapat menjawab permasalahan dan tantangan saat ini dan masa yang akan datang, terutama dalam menghadapi dampak globalisasi dan digitalisasi,” kata Rizard M.H. Waas.
Ia menambahkan bahwa Proses memperjuangkan Pembangunan Kampus 2 SMK Kehutanan Negeri Manokwari di sorong telah dimulai sejak tahun 2019 dan sempat terhenti pada masa awal covid 19, dan kemudian dilanjutkan kembali sampai pada saat ini.(zia)















