SORONG – Gavin Antares Putra Alhakim, siswa Kelas IX MTs Sains Al Gebra Kota Sorong berhasil meraih medali perunggu sebagai Juara 3 dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, tanggal 3-7 September 2023.
Gavin saat diwawancarai Radar Sorong, Jumat (8/9) mengatakan bahwa, dirinya mengikuti lomba KSM tingkat nasional itu mewakili Provinsi Papua Barat.
Gavin turun di bidang mata lomba Matematika. Ada 25 soal untuk tes CBT (computer based test), kemudian ada 4 soal untuk tes eksplorasi dan eksperimen. Peserta lomba diberi waktu 2 jam untuk menyelesaikan CBT, demikian juga untuk tes eksplorasi dan eksperimen hanya diberi waktu 2 jam.
CBT lombanya itu menggunakan komputer, jadi langsung menjawab soalnya, sedangkan eksplorasi dan eksperimen itu para peserta menguraikan jawabannya secara tertulis.
“Untuk mengikuti lomba KSM itu saya persiapan cuma 2 minggu, minggu pertama belajar mandiri, minggu kedua ikut bimbingan sama guru di luar kota secara online. Saat lomba yang paling sulit CBT, karena takut minus kalau jawabannya salah,” ujar Gavin.
Putra pertama pasangan Ghufron Alhakim (Pimpinan Penerbit Erlangga) – Djumalia (Guru MAN Kota Sorong) itu hobinya olahraga basket. Gavin bergabung di Akademi Basket di Mega Futsal Jl. Tanjung Pinang belakang Mega Mall.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Sorong, H. Rofiul Amri, M.Pd.I saat diwawancarai Radar Sorong mengatakan bahwa, dalam ajang KSM pihaknya mengirim 5 peserta dari Kota Sorong mewakili Papua Barat, 1 anak atas nama Gavin Antares Putra Alhakim mendapat medali perunggu. Peserta dari MAN Manokwari atas nama Imroatul Afifah yang turun di bidang mata lomba Fisika juga meraih medali perunggu (juara 3).
“Alhamdulillah pelaksanaan KSM di Bumi Anoa Kendari berjalan lancar, anak kita Gavin Antares Putra Alhakim mendapat juara 3. Kami juga mengucapkan terimakasih karena mendapat support dari sekolah, guru pembimbing, dan orang tua sehingga memberikan semangat yang luar biasa kepada anak untuk berkompetisi. Kita dari Kemenag juga maksimal mendampingi di Kendari sehingga anak termotivasi untuk juara,” terang Rofiul Amri.
Kepala Kemenag Kota Sorong berharap kedepannya masing-masing sekolah itu mempersiapkan diri untuk peserta didiknya, jika sudah ada yang kelihatan berpotensi agar disiapkan bimbingan khusus.”Karena kekalahan kita dalam berkompetisi di Papua Barat adalah masih kurang bimbingan lokalnya,” pungkasnya.(akh)















