

AIMAS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) John Piet Wanane yang terletak di Km.22 Kabupaten Sorong, disiapkan sebagai RS rujukan regional oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Sorong.
Guna merealisasikan rencana tersebut, belum lama ini Pj Gubernur PBD, Dr. Muhammad Musa’ad, M.Si didampingi Pj Bupati Sorong, Yan Piet Moso, S.Sos, MM, M.AP telah meninjau RSUD tersebut guna mengecek ketersediaan tenaga kesehatan dan fasilitas pendukung serta penyelenggaraan pelayanan kesehatan di sana.
Berdasarkan hasil kunjungan tersebut, Pj Gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi akan menyiapkan langkah-langkah untuk mendorong peningkatan status RSUD JP Wanane menjadi rumah sakit rujukan regional di wilayah Provinsi Papua Barat Daya.
“Nanti kami (Pemprov) akan ikut terlibat memberikan intervensi terhadap rumah sakit itu. Sehingga kita bisa segera meningkatkan tipenya dari RS tipe C menjadi RS tipe B. Dengan dekikian maka diharapkan nanti pelayanan lebih merata, berkualitas, dan juga segmen pelayanan kesehatan itu lebih luas,” ujar Musa’ad.
Menurut ketentuan pemerintah, rumah sakit umum kelas C menyediakan setidaknya empat pelayanan medik spesialis dasar (pelayanan penyakit dalam, kesehatan anak, bedah, obstetri dan ginekologi) serta empat pelayanan spesialis penunjang medik (pelayanan anestesiologi, radiologi, rehabilitasi medik, dan patologi klinik).
Sedangkan rumah sakit umum kelas B harus menyediakan setidaknya empat pelayanan medik spesialis dasar, empat pelayanan spesialis penunjang medik, delapan pelayanan medik spesialis lainnya, serta dua pelayanan medik sub-spesialis dasar.
Saat ini RSUD JP Wanane sekarang sudah memiliki sekitar 20 dokter spesialis dan pemerintah daerah siap mengupayakan penambahan dokter jika dibutuhkan. Selain itu, RSUD JP Wanane juga memiliki beberapa peralatan yang sudah mumpuni seperti CT Scan yang merupakan peralatan canggih dan hanya ada satu-satunya di Papua Barat dan Papua Barat Daya.
“Dalam waktu dekat juga akan dikembangkan instalasi jantung karena sudah ada beberapa peralatan yang mendukung bahkan dokter ahlinya juga sudah cukup banyak di RS ini,” lanjutnya.
Diungkapkan Musa’ad, pihaknya berencana untuk melakukan pertemuan dengan para dokter dan tenaga medis guna mendengarkan masukan terkait perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan status RSUD JP Wanane.
“Kita akan desain format yang tepat untuk sebuah rumah sakit rujukan regional, karena rumah sakit ini tidak hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat di Papua Barat Daya tetapi juga masyarakat di beberapa kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua Barat yang lebih dekat ke Sorong. Misalnya seperti Fakfak, Kaimana dan Bintuni,” ungkap Musa’ad.
Musa’ad menambahkan, RSUD JP Wanane perlu ditingkatkan menjadi rumah sakit rujukan regional agar warga tidak harus pergi ke Kota Makassar untuk mengakses pelayanan kesehatan tertentu. (ayu)












