SORONG-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Papua Barat menggelar Capacity Building 25 wartawan yang berasal dari Papua Barat dan Papua Barat Daya yang dilaksanakan di Kaimana pada tanggal 13-14 Maret 2023.
Ekonom, Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua Barat, Hamdi Maidison mengatakan bahwa kegiatan Capacity Building menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Papua Barat, setelah vakum beberapa tahun karena pandemi.
“Acara pagi hari ini merupakan salah satu program Bank Indonesia untuk mempererat kehangatan dan sinergi, serta turut meng-upgrade dan menambah wawasan rekan-rekan media mengenai tugas, wewenang, dan kebijakan Bank Indonesia, serta isu-isu terkini mengenai perekonomian,” katanya.
“Capacity Building hari ini dan besok diikuti oleh sekitar 25 wartawan mitra BI di wilayah Provinsi Papua Barat dna Papua Barat Daya. Kami memandang bahwa sinergi erat antara BI selaku bank sentral dengan media sangatlah penting,” sambungnya.
Dikatakan bahwa Keberadaan media dinilai krusial untuk membentuk ekspektasi dan menjaga optimisme masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang masih tidak menentu, inflasi dan isu ketahanan pangan. Informasi yang kredibel dan akurat dari pemberitaan media, terus menjadi sumber referensi terpercaya bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami harapkan juga dapat memperkuat sinergi, mempererat komunikasi dan koordinasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat dengan awak media, bersama-sama saling mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” ujarnya.
Hamdi menyampaikan ucapan terima kasih atas keikutsertaan para insan pers. Ia berharap selalu kerja sama yang baik dari rekan media.
“Agar kebijakan dan kegiatan BI mendatang juga dapat tersampaikan dan terselenggara secara efektif berkat sinergi antara KPwBI Provinsi Papua Barat dengan rekan-rekan media,” pungkasnya.
Sementara itu, Salah satu pemateri Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kab Kaimana, Usman Fenetiruma mengatakan bahwa Pariwisata di Kabupaten Kaimana masih terkendala karena fasilitas, sumber daya manusia dan anggaran.
“Selain itu, wartawan juga penting untuk penyebarluasan informasi pembangunan di Kaimana. Karena merupakan agen perubahan dan fungsi kontrol sosial, ekonomi dan pembangunan termasuk sosialisasi tempat wisata di Kabupaten Kaimana,” katanya.
Kemudian, Wapimred Sindonews Puguh, yang juga sebagai pemateri mengatakan bahwa sebagai wartawan harus memposisikan diri sebagai pembaca dan pendengar.
Salah satu wartawan Kompas Tv, Flora mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik karena dapat menambah informasi terkait pengembangan pariwisata di Kabupaten Kaimana.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat berlanjut tetapi di tempat lain yang belum tersentuh potensi wisatanya dapat berdampak pada ekonomi,” pungkasnya.(zia)














