SORONG – Kegiatan nikah massal yang digelar Majelis Daerah Forum Alumni HMI Wati (MD Forhati) Kota Sorong bagi 42 pasangan, kemarin (2/2) ditutup secara resmi oleh M. Sanusi Rahaningmas (Majelis Wilayah KAHMI), di Asrama Haji Kota Sorong.
Ketua MD Forhati Kota Sorong, Fatmawati Tamima, S.PdI, M.Pd mengatakan bahwa, kegiatan nikah massal secara gratis ini diikuti 42 pasangan sebagian besar masyarakat Kokoda di Km 8,5.
“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala KUA Sorong Kota, Kepala KUA Sorong Manoi, dan Kepala KUA Sorong Timur yang telah banyak memberikan dukungan dan support kepada kami dalam kegiatan nikah massal ini. Kaki kami hampir terjatuh, tapi alhamdulillah berkat dukungan Bapak-bapak kepala KUA yang ibarat memegang tangan kami, sehingga kami dapat melaksanakan kegiatan akbar ini,” ujarnya.
Dikatakan bahwa Forhati siap bekerja sama dengan para stakeholder, Kemenag, KUA, pengadilan agama untuk berkolaborasi melaksanakan program-program seperti ini.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, H. Rofiul Amri, S.PdI, M.PdI yang diwakili Kepala KUA Sorong Manoi, H. Faruq Mubarok, S.HI mengatakan bahwa, pihaknya mengucapkan beribu-ribu terimakasih kepada Forhati karena dengan niat tulus, rela berkorban baik waktu, tenaga, pikiran dan lain sebagainya untuk mengadakan kegiatan nikah massal ini.”Kegiatan nikah massal ini cukup unik, karena tidak semua organisasi mampu melaksanakan nikah massal. karena jarang sekali organisasi yang mengadakan nikah massal. Kalau yang mengadakan sunatan massal, donor darah atau jalan santai sering,” terangnya.
Pihaknya merasa sangat salut dengan Forhati yang punya inisiatif mengadakan nikah massal. Dimana akhirnya bisa menikahkan 42 pasangan.
Sementara itu, Sanusi Rahaningmas mengatakan bahwa, ia sangat mengapresiasi Forhati yang melaksanakan nikah massal dengan jumlah yang signifikan.
“Ini satu hal yang luar biasa, ini merupakan sejarah baru untuk Kota Sorong dan Papua Barat yang belum pernah terjadi. Forhati luar biasa, yang jatuh bangun untuk menyiapkan kegiatan ini. Ini jadi motivasi bagi kita umat Islam terutama organisasi-organisasi Islam perlu ada kepedulian,” ujar Sanusi Rahaningmas yang juga Anggota DPD RI itu.
Sanusi juga mengingatkan kepada para peserta nikah massal agar memperhatikan anak-anak jangan sampai terbengkalai. Mereka perlu sekolah, sehingga perlu adanya buku nikah, akta kelahiran, kartu keluarga.
“Sekarang sini sudah menjadi provinsi baru, yang memprioritaskan putra daerah, maka putra daerah harus ambil peran, jangan jadi penonton di negeri sendiri. Ini peluang emas bagi adik-adik. Provinsi baru nanti butuh ribuan PNS, TNI, Polri, jadi ini peluang emas bagi adik-adik sekalian,” tegasnya.
Hadir dalam acara penutupan nikah massal itu Kepala KUA Sorong Manoi H. Faruq Mubarok, S.HI, Kepala KUA Sorong Kota Agusanto, S.Ag, Ketua Pengadilan Agama Sorong yang diwakili Jurusita dan Jurusita Pengganti Izham Gani, S.Sos, serta keluarga besar Forhati, KAHMI, dan tamu undangan lainnya.(akh)















