• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Senin, 7 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Masyarakat Adat Dukung Penghentian Aktivitas Operasi Perusahaan Kayu

by admin
9 Desember 2022
in Berita Utama
0
Masyarakat Adat Dukung Penghentian Aktivitas Operasi Perusahaan Kayu

Kepala Suku Besar Moi, Paulus Sapisa.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AIMAS – Apresiasi masyarakat adat Suku Moi diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Gubernur Papua Barat yang telah menginstruksikan Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat untuk menghentikan operasi perusahan kayu di wilayah Kabupaten Sorong.

  Kepala Suku Besar Moi, Paulus Sapisa mengungkapkan, kebijakan tersebut merupakan keberpihakan terhadap keberlangsungan hidup hutan di wilayah Kabupaten Sorong.

Berita Terkait

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
49
Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
21
1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

2 September 2026
61

 Menurutnya, kebijakan tersebut tentu berlandas pada sebuah kondisi konkret bahwa dampak dari aktivitas penebangan kayu akan mengarah kepada sebuah kondisi hilangnya keberlangsungan hidup dari hutan yang ada.

ADVERTISEMENT

“Kami tentu sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas langkah pemerintah provinsi. Karena yang kami tau selama ini, perusahan kayu dengan leluasa mengambil kayu namun tidak memikirkan dampak dari aktivitas tersebut,” akunya.

  Hal tersebut berbanding terbalik dengan upaya masyarakat adat yang justru dengan keras untuk melakukan perlindungan terhadap hutan tersebut namun tidak berdampak. Sebab pemerintah sebelumnya dianggap tidak melakukan koordinasi untuk mencari solusi terbaik terkait penyelesaian aktivitas perusahan kayu.

“Selama ini pemerintah tidak pernah melakukan koordinasi seperti ini sehingga hutan dibabat habis, pohon-pohon di hutan diambil tanpa daya,” jelasnya.

  Kebijakan ini, lanjut Paulus Sapisa, merupakan sebuah langkah strategis dari pemerintah untuk mengakomodir keinginan masyarakat adat setempat untuk melindungi hutannya secara baik dan maksimal.

“Kita hanya berharap langkah ini jangan hanya panas sesaat tetapi kemudian dilaksanakan secara baik dan maksimal guna menjaga dan merawat keberlangsungan hidup hutan,” harapnya. (ayu)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Tolak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Dinas PPPA Sebarkan Ribuan Bunga Mawar

Next Post

Piala Dunia 2022: Jadwal Babak 8 Besar hingga Final

Related Posts

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya
Berita Utama

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
49
Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat
Berita Utama

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
21
1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan
Berita Utama

1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

2 September 2026
61
LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya
Berita Utama

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

29 Agustus 2026
639
Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang
Berita Utama

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
69
Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card
Berita Utama

Revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat, Pemprov PBD Optimis Raih Green Card

21 Agustus 2026
53
Next Post

Piala Dunia 2022: Jadwal Babak 8 Besar hingga Final

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI

Satu Dekade IndonesiaNEXT, Telkomsel Siapkan Talenta Digital Berkompetensi AI

7 September 2026
Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!