MANOKWARI – Perlombaan Debat bahasa Inggris yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Papua Barat, SMKN 2 Kaimana menyabet juara pertama yang mana Lukas Malintir dan Juen Narlis Tumanat mendapatkan perolehan nilai 722.
Kemudian diurutan kedua yakni Ahmad Baihaqi dan Bintang Jazzy Emmanuela Ponconowo siswa SMK N 2 Manokwari dengan nilai 688, di posisi ketiga diraih Vebryana Bunga Chantika dan Ireine Flori Rebecca Saroinsong asal sekolah SMK N 3 Prafi Manokwari dengan perolehan nilai 655.
Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Papua Barat, Drs. Arius Mofu,M.Pd, Rabu (30/11) mengatakan lomba debat bahasa Inggris sudah selesai, namun banyak koreksi untuk siswa sehingga lebih baik ke depannya.
Ia menyebutkan hasil yang telah di capai dapat menjadi motivasi dan dorongan bagi para siswa-siswi, baik yang peroleh juara maupun yang belum beruntung untuk terus belajar. “Dari situ kita bisa belajar untuk menerima informasi yang terkait untuk mengubah cara pandang kita, mengubah kemampuan berbahasa kita jauh lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, dengan debat bahasa Inggris tersebut bisa menumbuhkan motivasi siswa untuk menjadi lebih baik lagi karena siswa tersebut merupakan masa depan penerus bangsa.
“Bagi yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati sebab itu merupakan kesuksesan yang tertunda. Masih ada kesempatan dilain waktu,” ucap Mofu.
Sementara itu, Dr. Maryanti E. Mokoagouw, S.S.,M.Ed.St.TESOL selaku juri Debat Bahasa Inggris mengatakan ada tiga aspek yang menjadi penilaian yakni dari aspek teks, presentasi dan tanya jawab. “Siswa harus memperbaiki penekanan dan nada sesuai dengan naskahnya sehingga kata yang diucapkan menjadi jelas,” ujarnya. (bw)















