Panitia Siapkan Belasan Ton Ikan
AIMAS – Warga Kaupaten Sorong menyerbu Pasar Ikan Murah di Alun-Alun Aimas yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Sorong dalam rangka peringatan hari ikan nasional, Selasa (29/11). Demi mendapatkan ikan dengan harga murah, warga bahkan rela mengantre berjam-jam.
“Memang dijadwalkan kegiatan jam 09.00 WIT namun kendala teknis sehingga waktu juga molor. Jadi wajar kalau warga standby menunggu sejak pagi. Sebenarnya ini menunjukkan keinginan tinggi masyarakat untuk mengkonsumsi ikan. Hanya saja mungkin selama ini ada keterbatasan ekonomi,” ungkap Kepala Dinas Perikanan, Bekti Giri Wahyuni.
Bekti membeberkan, untuk pemenuhan kebutuhan ikan oleh masyarakat, pada kegiatan Pasar Ikan Murah hari ini ada beberapa kenis ikan yang disiapkan paitia. Komoditi yang dipasarkan adalah jenis ikan laut dan ikan air tawar.
Komoditi ikan laut terdiri dari ikan tuna cakalang sebanyak 3,5 ton dan ikan campuran sebanyak 7,5 ton. Ikan campuran terdiri dari ikan baronang, kakap dan beberapa jenis ikan karang lainnya.
Sementara produk ikan air tawar antara lain ikan nila didrop sebanyak 1,1 ton dan ikan lele sebanyak 2 ton.
Mekanisme pembelian ikan di Pasar Ikan Murah ini dilakukan menggunakan kupon. Dimana kupon tersebut sudah terlebih dulu dijual beberapa minggu sebelum pelaksanaan Pasar Ikan Murah hari ini.
“Tenaga penyuluh lapangan sudah mobile beberapa minggu sebelumnya untuk menjual kupon di daerah-daerah. Saat itu ada warga yang ingin mendapatkan kupon tetapi belum memiliki uang, jadi mereka ingin hutang dulu. Namun kami sampaikan, tidak bisa. Jadi yang tidak mendapat kupon hari ini kemungkinan adalah mereka Yang saat itu belum memiliki uang untuk membeli kupon. Atau bisa juga kupon kita meang sudah habis terjual,” terang bekti.
Ia melanjutkan bahwa sebagian besar warga yang tidak memiliki kupon Akan tetap dilayani dengan syarat harus ber KTP Kabupaten Sorong. Kendati demikian, pelayanan terap diprioritaskan bagi pemilik kupon.
Disamping itu melihat tingginya Animo masyarakat untuk mendapatkan ikan dengan harga murah, Dinas Perikanan Kabupaten Sorong rencananya akan kembali menyelenggarakan pasar ikan murah menjelang hari Raya Natal.
“Direncanakan awal bulan Desember namun belum bisa dipastikan tanggalnya. Kami harap, dengan diselenggarakannya pasar ikan murah warga Kabupaten Sorong dapat meningkatkan konsumsi ikan sehat bagi keluarganya,” pungkas Bekti.
Sementara itu Mama Adomince, salah satu warga yang turut berdesakan demi mendapatkan ikan mengaku cukup puas. Sebab, meski tak memiliki kupon namun dirinya tetap bisa membeli ikan dengan harga murah bermodalkan KTP.
“Saya tau pasar murah karena saudara di Beraur sudah punya kupon, tapi saya yang tinggal di Distrik Sorong malah tidak dapat, tidak ada yang datang tawarkan. Tapi karena hari ini saya datang, mereka tetap layani yang penting punya fotocopy KTP Kabupaten Sorong saja,” ungkap Adomince.
Namun, lanjutnya sedikit kekecewaan yang dirasakan adalah ketika dirinya harus menunggu lama dan berdesakan di tengah antrean. Sarannya, ke depan jumlah kupon harus dicetak sesuai dengan jumlah stok ikan yang disediakan. Selain itu, pendistribusian kupon juga harus merata. Sehingga setiap warga punya prioritas yang sama.
“Besok kalau ada (pasar ikan murah) lagi harus mereka cetak kupon sesuai stok barang yang dijual. Dan penjualan kupon harus rata, misalnya 5 blok di distrik A, 5 blok lagi di distrik B. Jadi semua kebagian, jadi tidak harus tunggu lama yang punya kupon dilayani duluan baru kami,” sarannya.
Mama Adomince membeberkan, setelah antre lama akhirnya bisa membawa pulang 5kg ikan nila dan 10kg ika tuna cakalang. (ayu)
















