• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Kamis, 10 September 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

900-an Guru Honorer Prioritas Diangkat PPPK

by admin
24 November 2021
in Berita Utama
0
900-an Guru Honorer Prioritas Diangkat PPPK

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Yuli Atmini, dan Ketua PGRI Kota Sorong, Yohanis Sagrim, ketika menemui Sekda Kota Sorong, Yacob Kareth di ruang kerjanya.

Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT

PPKM Level 3, Kegiatan Belajar Mengajar Sistem Shift

SORONG – Angin segar datang dari dunia pendidikan, dimana Pemerintah Kota Sorong akan memperhatikan dan memprioritaskan para guru honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ketua PGRI Kota Sorong, Yohanis Sagrim, mengatakan, dalam rangka hari lahir Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 25 November sekaligus diperingati sebagai Hari Guru Nasional, pihaknya melaksanakan syukuran. Selain itu, ada beberapa yang dilakukan yakni PGRI Menyapa, salah satunya mengunjungi Pemerintah Kota Sorong melalui Sekda Kota Sorong. ”Pemerintah selama ini sudah betul-betul memperhatikan pembangunan di bidang pendidikan di Kota Sorong dan sudah terlihat dengan pelaksanaan kegiatan pendidikan sangat maju,” kata Yohanis Sagrim.

Berita Terkait

Provinsi yang Pertama Tiba di Kota Semarang, Kafilah Papua Barat Daya Disambut Welcome Drink dan Syal Batik

Provinsi yang Pertama Tiba di Kota Semarang, Kafilah Papua Barat Daya Disambut Welcome Drink dan Syal Batik

10 September 2026
21
Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
86
Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
27

Lewat sentuhan Dinas Pendidikan, semua lembaga pendidikan dasar dalam hal ini TK, SD, SMP, SMA/SMK, termasuk perguruan tinggi di Kota Sorong semua menjadi perhatian dari Pemerintah Kota Sorong. ”Wajiblah sebagai organisasi profesi ini kami bertemu pemerintah untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dikatakannya, saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kota Sorong, ada beberapa hal penting yang disampaikan agar menjadi perhatian Pemerintah Kota Sorong. ”Di dalamnya ada hal-hal yang belum belum terlaksana. Itu yang kami minta  harus menjadi perhatian termasuk guru honorer yang masih banyak di Kota Sorong, supaya bisa diangkat menjadi pegawai yang istilahnya PPPK,” tegasnya.

Selain itu, ada guru Bahasa Inggris yang mengajar di TK dan SD yang belum diakomodir di honorer. ”Nah, itu yang kami mengusulkan agar pemerintah bisa memperhatikan guru bahasa Inggrisnya,” ujarnya. ”Karena di era sekarang adalah era teknologi jadi wajib kita berbahasa Inggris sejak usia dini, sehingga sudah harus diajarkan bahasa Inggris,” sambungnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Yuli Atmini mengatakan bahwa ketika PGRI Kota Sorong melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Sorong untuk menyampaikan agar memperhatikan guru-guru honorer dan guru Bahasa Inggris, maka kedepan Pemerintah Kota Sorong akan memprioritaskan status guru honorer. ”Tadi PGRI telah bertemu dengan Pak Sekda, ada beberapa usulan dari PGRI terkait guru honor. Pak Sekda sudah menjawab dan ada angin segar nanti Pemerintah Kota akan koordinasi dengan Kemenpan-RB akan mengakomodir guru-guru tersebut sehingga bisa masuk pada pengangkatan PPPK,” jelasnya.

Dikatakannya, saat ini jumlah guru honorer di Kota Sorong sekitar 900-an, karena kemarin sudah dikurangi dengan yang sudah diterima PPPK. ”Karena sudah dikurangi PPPK dan ada pengangkatan pegawai kemarin CPNS itu. Ada sekitar 980-an, baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta,” pungkasnya.

99 Persen Guru Telah Divaksinasi

Sementara itu, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kota Sorong saat ini masih diberlakukan sistem shift. Kapasitas ruang kelas dan jumlah pelajar dibagi 2 hingga hanya 50 persen. Di dalam ruang kelas hanya 50 persen pelajar untuk shift pertama dan shift kedua 50 persen juga. KBM sistim shift diberlakukan dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 mengingat saat ini Kota Sorong statusnya masih PPKM Level 3. ”Sampai saat ini kita masih lakukan sistem shift. Kami masih menunggu keputusan Wali Kota Sorong untuk penerapan atau kebijakan selanjutnya dalam proses belajar mengajar,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Yuli Atmini yang ditemui wartawan di Kantor Wali Kota Sorong, Selasa (23/11).

Ketua PGRI Kota Sorong, Yohanis Sagrim menambahkan bahwa hingga saat ini jumlah guru-guru yang telah melakukan vaksinasi hampir 100%. ”Guru-guru sudah melakukan vaksinasi sudah 99%, masih ada satu atau dua yang belum karena penyakit bawaan sehingga proses daftar dinyatakan tunda vaksin dulu. Ya kita berharap semua 100% divaksin,” ujarnya.

Kalangan pelajar yang telah melakukan vaksinasi yang menjadi perhatian dikarenakan usia 12 tahun ke atas. Jadi kalau yang 11 tahun ke bawah kebanyakan belum.  ”Kalau dalam pendidikan 75 persen sudah terlaksana. Kami terus memberikan pemahaman kepada mereka anak-anak yang belum vaksin karena terbentur izia dari orang tuanya,” katanya. ”Jadi orang tuanya nyatakan tidak boleh vaksin akhirnya anak tidak vaksin. Jadi semua hal yang dilakukan, ditanya sudah vaksin apa belum,” pungkasnya.

Cakupan vaksinasi di Kota Sorong tahap dua untuk pelayan public, yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 29.684 (164,69%), lebih tinggi dibandingkan jumlah sasaran vaksinasi 18.024 pelayan publik, sedangkan cakupan vaksin dosis kedua pelayan public sebanyak 24.597 (136,47%).

ADVERTISEMENT

Salah satu orang tua yang enggan namanya dimediakan mengaku anaknya belum divaksin, dengan alasan anaknya dalam keadaan sehat-sehat saja. ”Saya punya anak ada sehat jadi stop vaksin. Kemarin dia punya teman sekelas habis vaksin langsung sakit demam, itu bikin saya tidak mau dia (anak,red) divaksin. Nanti vaksin kalau terjadi apa-apa dengan saya punya anak kamorang mau tanggung jawab kah,” tukasnya. (zia/ian)

ADVERTISEMENT
Previous Post

1.224 Dosis Vaksin AstraZeneca Kadaluwarsa

Next Post

KSAD Minta Prajurit Tak Anggap KST Musuh

Related Posts

Provinsi yang Pertama Tiba di Kota Semarang, Kafilah Papua Barat Daya Disambut Welcome Drink dan Syal Batik
Berita Utama

Provinsi yang Pertama Tiba di Kota Semarang, Kafilah Papua Barat Daya Disambut Welcome Drink dan Syal Batik

10 September 2026
21
Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya
Berita Utama

Menuju MTQ Nasional XXXI, Gubernur Lepas 71 Kafilah Papua Barat Daya

6 September 2026
86
Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat
Berita Utama

Sukseskan PAPEDA Summit 2026, Papua Pegunungan Tampilkan UMKM Binaan Sekolah Adat

4 September 2026
27
1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan
Berita Utama

1.030 Peserta Ikuti PAPEDA Summit 2026, Menko Pangan : Papua harus Diberikan Kepercayaan

2 September 2026
64
LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya
Berita Utama

LJ Klaim Jadi Korban Politik Usai Tolak Fakfak-Kaimana Masuk Papua Barat Daya

29 Agustus 2026
641
Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang
Berita Utama

Bukan KTP Raja Ampat, Harga Tiket Kapal Cepat Sorong-Waisai (PP) Naik jadi Rp 175.000/Orang

27 Agustus 2026
74
Next Post
KSAD Minta Prajurit Tak Anggap KST Musuh

KSAD Minta Prajurit Tak Anggap KST Musuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Provinsi yang Pertama Tiba di Kota Semarang, Kafilah Papua Barat Daya Disambut Welcome Drink dan Syal Batik

Provinsi yang Pertama Tiba di Kota Semarang, Kafilah Papua Barat Daya Disambut Welcome Drink dan Syal Batik

10 September 2026
Tradisi Penyambutan dan Pelepasan Warnai Pergantian Kapolda Papua Barat Daya

Tradisi Penyambutan dan Pelepasan Warnai Pergantian Kapolda Papua Barat Daya

9 September 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!