SORONG – 182 siswa SMA/SMK ‘berjibaku’ memperebutkan hadiah uang pembinaan total Rp 14 juta dalam ajang Lomba Jurnalistik Tingkat SMA/SMK se-Papua Barat Daya yang digelar Radar Sorong di Aula IAIN Sorong, Sabtu (11/2) dalam rangka Hari Pers Nasional ke-77 tahun 2023. Dimana dalam perlombaan itu juara 1 mendapat hadiah uang pembinaan Rp 4 juta, juara 2 Rp 3 juta, juara 3 Rp 2,5 juta, Juara harapan 1 Rp 2 juta, juara harapan 2 Rp 1,5 juta, juara harapan 3 Rp 1 juta, serta piala dan piagam bagi semua juara.

182 siswa itu terlihat sangat antusias mengikuti lomba dengan narasumber Ketua PWI Sorong Raya Wahyudi, S.Pd yang membawakan materi tentang kiprah dan liku-liku seorang jurnalis. Bahkan sejak pagi jam 08.10 WIT mereka sudah berbondong-bondong datang ke lokasi lomba, meskipun undangannya jam 08.30 WIT.
Acara pembukaan yang semula akan digelar pukul 09.00 WIT molor hingga pukul 10.00 WIT karena menunggu kehadiran Penjabat Gubernur Papua Barat Daya. Ternyata penjabat gubernur tidak bisa hadir karena sedang kurang sehat. Akhirnya yang membuka lomba jurnalistik diwakili Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong, Yuli Atmini, S.Sos, MM yang ditandai dengan pemukulan tifa.
Dalam sambutannya Kadis Pendidikan Yuli Atmini mengatakan bahwa,
Lomba Jurnalistik Tingkat SMA/SMK se-Provinsi Papua Barat Daya diselenggarakan oleh Radar Sorong dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional ke-77 tanggal 09 Februari 2023.

Kegiatan lomba jurnalistik juga sebagai wadah menyalurkan bakat siswa SMA/SMK dalam bidang jurnalistik, sehingga kemampuan siswa dalam bidang penulisan berita semakin ter-asah.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa jurnalistik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan jurnalistik penyebarluasan informasi lebih terarah, akurat dan bertanggung jawab. Apalagi akhir-akhir ini banyak informasi hoax yang beredar, ini tentu berbahaya, karena bisa mencelakakan orang lain, bahkan bisa merusak persatuan dan kesatuan kita bersama,” ujarnya.

Dikatakan pula bahwa, di era teknologi yang canggih dan modern saat ini, informasi-informasi demikian mudah menyebar tanpa adanya filter. Sehingga kita harus dapat memilah dan memilih mana informasi yang benar dan mana yang tidak benar.
Oleh karena itu, ia mewakili pemerintah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Radar Sorong yang mengadakan kegiatan Lomba Jurnalistik Tingkat SMA/SMK se-Provinsi Papua Barat Daya. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud Radar Sorong turut serta dalam upaya mencerdaskan anak-anak bangsa khususnya di bidang jurnalistik, sehingga kedepan menjadi insan-insan jurnalis yang handal dan bertanggung jawab.
“Jurnalis adalah profesi yang sangat mulia, tidak heran bila jurnalis atau media massa disebut sebagai pilar keempat demokrasi. Dengan ujung penanya jurnalis dapat mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak mengedepankan kepentingan masyarakat. Dengan tulisannya jurnalis dapat memberikan masukan kepada DPR agar menjalankan fungsi-fungsi legislasinya yang menitikberatkan pada kemaslahatan rakyat. Melalui jari-jemarinya jurnalis dapat menyoroti proses dan vonis peradilan yang mencederai nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan,” tegasnya.
Ia mengajak siswa-siswi peserta lomba jurnalistik menjunjung tinggi sportivitas, mengikuti perlombaan ini dengan sebaik-baiknya. “Dalam perlombaan kalah-menang suatu hal yang biasa. Jadikan perlombaan ini sebagai ajang untuk mengukir prestasi, yang dapat mengharumkan nama adik-adik maupun sekolah kalian,” pungkasnya.

Sementara itu, General Manager (GM) Radar Sorong Akhmad Murtadho menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat yang mensupport kegiatan lomba jurnalistik itu.”Kami juga mengucapkan terimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang mendukung kegiatan ini dengan memberikan kartu peserta BP Jamsostek kepada peserta lomba jurnalistik,” ujarnya.
Dalam acara itu juga dilakukan penyerahan kartu peserta BP Jamsostek secara simbolis oleh Kadis Pendidikan kepada GM Radar Sorong Akhmad Murtadho, selanjutnya GM Radar Sorong menyerahkan kartu BP Jamsostek kepada perwakilan peserta.
Dengan kartu itu seluruh peserta lomba jurnalistik tingkat SMA/SMK se- Provinsi Papua Barat Daya diberikan perlindungan selama 1 bulan, sehingga ketika para siswa mengikuti lomba ini, atau beraktivitas di minat dan bakatnya dalam 1 bulan ini jika terjadi risiko sudah ada perlindungannya.
Karena saat ini siswa yang memiliki minat bakat seperti sepak bola, futsal, ataupun lomba-lomba bisa dapat perlindungan juga dari BPJS Ketenagakerjaan.
Hadir dalam acara pembukaan lomba jurnalistik Danrem 181/PVT diwakili Kapenrem Mayor Inf. Bambang Triyono, Danpasmar 3 diwakili Pambandya Pamgal Sintel Mayor Mar. Sahril Leemy, Danlantamal XIV Sorong diwakili Pgs. Kadispen Letda (KH) Abdul Aziz, S.Pd, C.PW, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua Barat diwakili Kabid Kepesertaan Sam Halik.(akh)


(Foto: Irianti)













