WAISAI-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Raja Ampat dalam waktu dekat ini bakal melakukan Inovasi Wisata Aman Bencana (Taman) di 13 Destinasi Wisata Populer yang berada di wilayah kabupaten Raja Ampat.
13 Destinasi Wisata Populer yang bakal masuk dalam inovasi “Taman” BPBD Raja Ampat tersebut ialah, Pertama, Bird Watching Warkesi, Kedua, Desa Wisata Saporkren dan Pantai Wisata-Saleo, Ketiga, Geosite Batu Pensil – Kabui dan Teluk Kabui – Kabui, Keempat, Geosite – Piaynemo, Kelima, Pasir Timbul – Mansuar, Keenam, Spot Snorkling – Yenbuba/Way, Ketujuh, Air Terjun Waringkabom – Batanta, Kedelapan, Goa Keramat – Misool, Kesembilan, Lukisan Purba – Misool, Kesepuluh, Patung Putri Termenung – Misool, Kesebelas, Panorama Kawarapop – Misool, Keduabelas, Baru Jurassic – Yapap Misool, Ketigabelas, Batu Jurassic Babulol-Misool.
“Berdasarkan data yang kami terima dari Dinas Pariwisata Raja Ampat Destinasi Wisata Populer di beberapa wilayah kabupaten Raja Ampat sebanyak 13 lokasi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Raja Ampat, Muhammad Guntur Tamima, ST kepada Radar Sorong usai menggelar sosialisasi di kantornya BPBD Raja Ampat, Selasa (8/11).
Guntur menjelaskan, dari 13 lokasi destinasi wisata populer tersebut perlu diprioritasikan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan mengatasi bencana. Terutama pada lima jenis ancaman bencana yaitu, Gempabumi, Tsunami, Cuaca Ekstrim, Abrasi, dan Gelombang Ekstrim.
“Dari kelima ancaman bencana ini dikenal sangat membahayakan apalagi mengancam potensi-potensi pariwisata, sehingga sangat berdampak baik itu pada kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik atau dalam negeri,” ungkapnya.
Justru melihat itu, tambah Guntur bahwa BPBD terus melakukan pembenahan diantaranya berikan edukasi lewat sosialiasi kepada Pengusaha Industri Pariwisata, pemilik Homestay, Resort dan Perhotelan, agar sedini mungkin bisa mempersiapkan data berupa jalur-jalur Evakuasi.
“Dalam waktu dekat ini, kami (BPBD), mulai melaksanakan pembuatan jalur-jalur Evakuasi terutama Perhotelan, Resort, dan Home Stay yang berada di wilayah Kota Waisai,” tandasnya.(hjw)















