Di Pelosok Papua Barat Daya, Pertamina Kasim Topang Kebutuhan Energi Nasional

BERITA FOTO/NORMA FAUZIA MUHAMMAD 

SEGET-Dari Seget, Papua Barat Daya daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Kasim menjadi bagian dalam mendukung upaya pemerintah, memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional. Melalui pengolahan minyak berkapasitas 10.000 barel per hari serta penyaluran Biodiesel, dari B40 hingga B50.

Eche, salah satu jurnalis ketika berdiskusi dengan Staf Pertamina Patra Niaga RU Kasim tentang fasilitas yang ada di dalam kawasan objek vital nasional Kilang Kasim.(Fauzia/Radar Sorong)

Penulis bersama rombongan rekan seprofesi   pada Senin, 31 Agustus 2026 berkesempatan mengunjungi PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit VII Kasim. Perjalanan menggunakan kendaraan roda empat harus menempuh jarak 90 km, adapun jalan yang berkelok-kelok dan berlubang serta berdebu tentunya menjadi kendala mengapa harus memakan waktu 3 jam lamanya.

Nampak situasi dan kondisi perjalanan yang berdebu ketika menuju Kilang Kasim.(Fauzia/Radar Sorong)
Nampak situasi dan kondisi perjalanan yang berdebu ketika menuju Kilang Kasim.(Fauzia/Radar Sorong)
Eche, salah satu jurnalis ketika berdiskusi dengan Staf Pertamina Patra Niaga RU Kasim tentang fasilitas yang ada didalam kawasan objek vital nasional Kilang Kasim.(Fauzia/Radar Sorong)
Absalon Kumune (warna merah) mendengarkan arahan.(Fauzia/Radar Sorong)
Absalon Kumune menunjukkan layar monitor cctv aktivitas Kilang Kasim dari ruang kontrol.(Fauzia/Radar Sorong)
Pjs. Area Manager Communication, Relations, CSR & Compliance Refinery Unit Kasim, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Kasim, Bambang Imawan menjelaskan terkait laboratorium pengelolaan bahan bakar minyak. (Fauzia/Radar Sorong)
Simon Katumlas sebagai Operator 1 di ruang kontrol untuk memantau langsung jalannya aktivitas operasional di lapangan serta memonitoring unit-unit proses pengolahan melalui layar monitor.(Fauzia/Radar Sorong)
Simon Katumlas sebagai Operator 1 di ruang kontrol untuk memantau langsung jalannya aktivitas operasional di lapangan serta memonitoring unit-unit proses pengolahan melalui layar monitor.(Fauzia/Radar Sorong)
Simon Katumlas selaku Operator 1 di ruang kontrol menunjukkan letak komponen unit-unit proses pengolahan minyak melalui layar monitor.(Fauzia/Radar Sorong)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Icons

error: Content is protected !!