• Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
Selasa, 6 Oktober 2026
Radar Sorong
Advertisement
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature
No Result
View All Result
Radar Sorong
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Kabut Asap di Langit Sorong ‘Kacaukan’ Sejumlah Maskapai

by REDAKSI
6 Oktober 2026
in Ekonomi
0
Kabut Asap di Langit Sorong ‘Kacaukan’ Sejumlah Maskapai
Share on FacebookShare on WhatsApp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SORONG – Kabut asap yang menyelimuti langit Kota Sorong dan sekitarnya menyebabkan sejumlah pesawat terpaksa mengalihkan rute dan mendarat di bandara lain (diverted flight).

General Manager (GM) Garuda Indonesia Sorong Nadya Annisa saat dikonfirmasi Radar Sorong menjelaskan bahwa, hari Senin (5 Oktober) dan Selasa (6 Oktober) penerbangan Garuda dari Jakarta menuju Sorong mengalami divert (pangalihan) menuju Bandara Pattimura Ambon.

Berita Terkait

Lampaui Target RKAP 102,80 Persen, Throughput TPK Sorong Tembus 45.829 TEUs hingga September 2026

Lampaui Target RKAP 102,80 Persen, Throughput TPK Sorong Tembus 45.829 TEUs hingga September 2026

5 Oktober 2026
30
Tak Lagi Cemas Saat Berobat, Mama Fathir Temukan Kenyamanan Bersama JKN

Tak Lagi Cemas Saat Berobat, Mama Fathir Temukan Kenyamanan Bersama JKN

4 Oktober 2026
13
11 Marga di Salawati Tuntut Ganti Rugi Lahan Adat yang Digunakan PT Petrogas

11 Marga di Salawati Tuntut Ganti Rugi Lahan Adat yang Digunakan PT Petrogas

2 Oktober 2026
11

“Kedua penerbangan yang terdampak adalah GA 682 tujuan Jakarta – Sorong, dengan rata-rata isian penumpang dari Jakarta adalah 120 penumpang, semua berasal dari Jakarta,” terangnya.

Saat ditanya apa yang menjadi penyebab pesawat Garuda tidak mendarat di Sorong, menurut Nadya jarak pandang minimum Bandara DEO yang dirilis oleh BMKG pada 30 menit sebelum ketibaan (05.30 WIT) sebesar 2,5 km, dimana untuk standar keselamatan Garuda hal ini belum memenuhi ketentuan minimum untuk landing, sehingga pilot memutuskan untuk divert (mengalihkan rute dan mendarat) ke Ambon hingga jarak pandang yang dirilis oleh BMKG Sorong sudah memenuhi (sekitar 5 km). Dikatakan pula bahwa Hari Selasa (6 Oktober) ini ada pesawat Garuda yang mendarat di Sorong.

“Pesawat GA 682 Jakarta – Sorong baru tiba hari ini karena divert dan menunggu cuaca membaik, baru tiba dari Ambon pukul 13.00 WIT. dan langsung beroperasi menuju Jakarta pukul 14.15 WIT. Total delay 7 jam,” ungkapnya. Saat ditanya apakah pihak Garuda memberikan kompensasi kepada penumpang yang divert ke Ambon, dan yang delay di Sorong, Nadya menjelaskan bahwa, berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 Tahun 2015, bila terjadi force majeure atau bencana alam, yang merupakan salah satu faktor penyebab keterlambatan atau pembatalan penerbangan, membebaskan maskapai dari kewajiban membayar ganti rugi finansial kepada penumpang. Namun, maskapai tetap memiliki kewajiban pelayanan dasar berupa:memfasilitasi pemindahan penumpang ke penerbangan berikutnya (re-route), mengembalikan biaya tiket secara penuh (refund ticket), memberikan informasi yang transparan dan valid mengenai alasan pembatalan atau keterlambatan berdasarkan dokumen resmi otoritas terkait.

“Kami berharap bencana kabut asap ini segera dapat teratasi, khususnya bantuan dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk dapat mengatasi hal ini. Karena kami rasa pada 3 hari terakhir, kondisi semakin memburuk dan dapat mempengaruhi faktor keselamatan penerbangan dan juga kesehatan. Apalagi Sorong sebentar lagi akan menghadapi peak season kedatangan turis-turis periode akhir tahun,” pungkasnya.

Sementara itu, Station Manager Lion Air Sorong, Suhardi saat dikonfirmasi Radar Sorong mengatakan bahwa, hari ini (Selasa, 6 Oktober) penerbangan Batik Air ID 7797 dari Jakarta ke Sorong mengangkut 144 penumpang divert (dialihkan) ke Ambon, karena kondisi cuaca di Sorong tidak memenuhi jarak pandang yang aman untuk landing.

“Penyebabnya adalah kabut asap yang rendah hingga jarak pandang 2 km,” ujarnya.

Dikatakan bahwa pesawat Batik Air hari ini mendarat di Bandara DEO yaitu Batik Air ID 7797 setelah divert ke Ambon, setelah itu dari Bandara DEO lanjut terbang ke Jakarta. Dikatakan pula bahwa dalam peristiwa ini pihaknya tidak memberikan kompensasi kepada penumpang.”Sesuai dengan Peraturan Menteri PM 89 tahun 2015 pasal 6 ayat 2 bahwa maskapai tidak dibebankan tanggung jawab atas kompensasi keterlambatan akibat force major,” terangnya.

Suhardi berharap semoga kondisi cuaca kabut asap di Sorong ini segera selesai agar masyarakat pengguna penerbangan bisa bepergian tanpa adanya keterlambatan.(akh)

ADVERTISEMENT
Previous Post

NasDem Desak KPU Sorong Lanjutkan PAW Demanto, DKPP Jadi Opsi Jika Tak Ditindaklanjuti

Next Post

Bantah Tuduhan Penelantaran, Kuasa Hukum CT :Ada Bukti Nafkah

Related Posts

Lampaui Target RKAP 102,80 Persen, Throughput TPK Sorong Tembus 45.829 TEUs hingga September 2026
Ekonomi

Lampaui Target RKAP 102,80 Persen, Throughput TPK Sorong Tembus 45.829 TEUs hingga September 2026

5 Oktober 2026
30
Tak Lagi Cemas Saat Berobat, Mama Fathir Temukan Kenyamanan Bersama JKN
Ekonomi

Tak Lagi Cemas Saat Berobat, Mama Fathir Temukan Kenyamanan Bersama JKN

4 Oktober 2026
13
11 Marga di Salawati Tuntut Ganti Rugi Lahan Adat yang Digunakan PT Petrogas
Ekonomi

11 Marga di Salawati Tuntut Ganti Rugi Lahan Adat yang Digunakan PT Petrogas

2 Oktober 2026
11
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kilang Kasim Teguhkan Kedaulatan dan Cinta Tanah Air di Timur Indonesia
Ekonomi

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Kilang Kasim Teguhkan Kedaulatan dan Cinta Tanah Air di Timur Indonesia

1 Oktober 2026
17
Tunjuk Dirut Baru Perseroan, Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus
Ekonomi

Tunjuk Dirut Baru Perseroan, Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus

1 Oktober 2026
15
Wujudkan Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, Pertamina EP Papua Field Raih Tiga Penghargaan ENSIA 2026
Ekonomi

Wujudkan Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, Pertamina EP Papua Field Raih Tiga Penghargaan ENSIA 2026

30 September 2026
11
Next Post

Bantah Tuduhan Penelantaran, Kuasa Hukum CT :Ada Bukti Nafkah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Radar Sorong

Radar Sorong telah meluncurkan Portal Berita Online yaitu radarsorong.id yang lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terpercaya dan actual dari Harian Pagi Radar Sorong.

Kategori Beritra

  • Berita Utama
  • Ekonomi
  • Essay Foto/Berita Foto
  • Feature
  • Internasional
  • Lainnnya
  • Lintas Papua
  • Metro Sorong
  • Nasional
  • Nusantara
  • OPINI
  • Papua Barat Daya
  • Sepakbola
  • Sorong Raya
  • Sport

Berita Terbaru

Bantah Tuduhan Penelantaran, Kuasa Hukum CT :Ada Bukti Nafkah

6 Oktober 2026
Kabut Asap di Langit Sorong ‘Kacaukan’ Sejumlah Maskapai

Kabut Asap di Langit Sorong ‘Kacaukan’ Sejumlah Maskapai

6 Oktober 2026
  • Profil
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak

© 2021 - Radar Sorong - Developed by Tokoweb.co

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Metro Sorong
  • Sorong Raya
  • Lintas Papua
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sport
  • Feature

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!