SORONG — Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.A.P., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat atas dukungan. Selain itu juga terima kasih kepada personel Polri atas pengabdian dalam membangun keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Barat Daya.
“Tak lupa saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung kami. Juga kepada seluruh personel dan keluarga besar Polda Papua Barat Daya atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, dan perjuangan yang telah dilakukan,” kata Kapolda PBD dalam sambutannya, usai upacara peringatan HUT Bhayangkara di Alun-alun Aimas Kabupaten Sorong Papua Barat Daya, Selasa (1/7).
Tahun ini, Polri genap berusia 79 tahun dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Kapolda menyebut usia Polri yang telah matang menggambarkan kedewasaan dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Sementara itu, Polda Papua Barat Daya yang baru diresmikan pada 11 November 2024 sebagai Polda ke-36 di Indonesia, masih tergolong muda.
“Jika Polri adalah manusia, maka kini ia sudah sepuh, sudah sangat dewasa dalam bersikap. Namun Polda Papua Barat Daya masih balita, masih merangkak. Meski begitu, usia bukanlah penghalang bagi kami untuk menjalankan tugas pokok kami,” tegasnya.
Kapolda juga menyoroti tantangan yang semakin kompleks ke depan. Mulai dari isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pengawasan program prioritas nasional, peningkatan kualitas layanan, hingga kejahatan berbasis teknologi tinggi yang harus diantisipasi dengan cepat dan tepat.
“Semua ini membutuhkan kesigapan dan kecepatan, serta penguasaan teknologi dan inovasi. Namun yang paling utama, kami butuh komunikasi dan dukungan publik yang kuat,” ujarnya.
Menyadari bahwa pelaksanaan tugas masih belum sempurna, Kapolda Gatot menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Papua Barat Daya.
Kapolda menegaskan komitmen Polda untuk terus hadir bersama pemerintah dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang ada.
“Mari bersama-sama bergandengan tangan, bekerja sama membangun Papua Barat Daya tanpa membeda-bedakan suku, ras, maupun agama, demi mewujudkan wilayah yang aman, nyaman, dan sejahtera,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut dilakukan pemotongan tumpeng yang dihadiri Pemerintah daerah, Gubernur PBD Elisa Kambu, Wali Kota Sorong Septinus Lobat, Bupati Sorong Johny Kamuru, dan Pimpinan unsur Forkopimda serta paguyuban, BUMD, BUMN Se-Papua Barat Daya.

Dari pantauan Radar Sorong, acara dihibur dengan hadirnya Penyanyi Indonesia Idol Nowela, kemudian tarian-tarian personel dari Satuan Brimob Polda PBD dan Sanggar Nani Bili.(zia)













