Gubernur: Ini Baru Langkah Awal, Perjuangan Kita Belum Selesai
SORONG – Para hamba dan umat Tuhan yang tergabung dalam tim Doa Oikumene pemenangan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu-Ahmad Nausarauw (ESA) minggu (16/3) menggelar ibadah syukur atas kemenangan pasangan ESA pada pemilukada 27 November 2024 lalu.
Momentum pesta iman yang berlangsung di gedung Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Bethel Kuda Laut Klademak 1 Kota Sorong tersebut, dihadiri Gubernur-Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu-Ahmad Nausrau, pejabat pemprov PBD, serta ratusan hamba Tuhan (pendeta – gembala) dan umat Tuhan yang tersebar di 25 Sinode gereja pertobatan yang tersebar di Provinsi Papua Barat Daya.

Rangkaian ibadah syukur yang dipimpin Pdt. Lukas Marani tersebut berlangsung hikmat. Di kesempatan itu, gubernur – wakil gubernur diundang khusus mengambil posisi duduk di kekudusan altar (mimbar) untuk doa pengutusan dan doa pengurapan oleh puluhan hamba Tuhan yang berdiri posisi doa mengelilingi kedua pemimpin PBD di bawah altar.
“Urapan Allah terjadi ditempat ini, Allah hancurkan setiap belenggu doa, sorak kemenangan terjadi ditempat ini, di sini ada ucapan baru” demikian lagu penyembahan yang mengiringi doa khusus kepada kedua pemimpin dalam menahkodai Papua Barat Daya lima tahun kedepan.
Seusai ibadah, kemudian diputarkan kilas balik singkat perjalanan tim doa selama mengawal dan menggumuli kedua pasangan (ESA) selama masa – masa kampanye, pemilihan sampai dengan pelantikan orang nomor satu dan dua di Papua Barat Daya tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dokumentasi tim doa Oikumene dalam mengawal dan kemenangan ESA oleh Ketua tim doa,Pdt.Julius Sangkek dan Wakil Sekertaris Josua Homer mewakili seluruh hamba Tuhan dan umat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya.
Gubernur Elisa Kambu mengawali sambutan dengan mempersembahkan satu lagu pujian penyembahan “Sebab Kau besar, tiada yang seperti Engkau, tiada yang seperti engkau, Sebab Kau Besar, kekuatan Mu ajaib, , tiada yang seperti Engkau, tiada yang seperti Engkau”
Selanjutnya dalam sambutan gubernur menyampaikan banyak bersyukur kepada Tuhan karena semua yang terjadi adalah atas kasih karunia Tuhan dan doa seluruh umat Tuhan sehingga mengantarkan dirinya bersama wakil gubernur terpilih sebagai Gubernur di Papua Barat Daya.
“Perjuangan kita belum selesai, ini baru babak awal, untuk itu, tidak ada salahnya saya terus mengajak para hamba Tuhan terus mendukung kepemimpinan kami berdua dalam pelayanan dan doa agar kami diberi kekuatan, hikmat dan kesehatan serta diberi hati yang takut akan Tuhan dalam memimpin provinsi PBD,” tutur gubernur sembari menegaskan, ESA sudah siap mendedikasikan seluruh hidup untuk kemajuan PBD.
“Kami dua sudah berkomitmen untuk mendedikasikan potensi dan kewenangan yang ada pada kami untuk semua masyarakat suku bangsa dii bumi Papua Barat Daya ini. Kami hadir untuk semua lembaga keagamaan yang ada. bapa ibu para hamba Tuhan jangan khawatir, firman Tuhan jelas bahwa yang menabur dengan mencucurkan keringat dan air mata, pasti menuai dengan bersorak sorai,”tandasnya.
Ditambahkan Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, yang diawali dengan klas tiga kata – kata pantun bahwa keberhasilan ESA pada pilgub PBD semua karena anugerah dan kasih karunia Tuhan dan dukungan serta doa umat. Oleh karena itu sebagai pelayan, wagub memastikan bahwa pelayanan kepada umat dan sarana prasarana ibadah baik Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu, Budha, Konghuju adalah prioritas utama. “Barang siapa yang bekerja dengan jujur, setia, dengar – dengaran dan ikhlas, maka dia akan mendapatkan tanda heran satu ke tanda heran yang lain,”kata Wagub.

Ketua Tim Doa, Julius Sangkek dalam laporannya menyampaikan, semua proses yang terjadi sampai dengan hari ini (ibadah syukur) itu karena campur tangan Tuhan. “Komunitas tim doa Oikumene yang terdiri dari 25 Sinode Gereja se Papua Barat Daya telah menggumuli, berdoa dan berjuang bersama dan kemenangan itu sudah kita peroleh dan atas kemenangan itu (ESA) kita rayakan dalam ibadah syukur,” ujar Ketua Tim Doa Oikumene, Julius Sangkek.
Tidak berhenti di situ, lanjut dikatakan, Tim Doa Oikumene akan terus Berdoa, mendukung dan mengawal kepemimpinan gubernur, wakil gubernur dan jajaran pemerintahan lima tahun kedepan.
“Tidak berhenti sampai di sini tapi Tim Doa Oikumene pemenangan Elisa Kambu-Ahmad Nausrau disepakati berubah nama menjadi tim doa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, untuk mengawal kepemimpinan, pelayanan pemerintahan, pelayanan sosial kemasyarakatan lima tahun ke depan,”pungkasnya.(ris)













