SORONG – Elisa Kambu kembali menyambangi dua partai untuk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Papua Barat Daya. Bupati Kabupaten Asmat itu mendatangi DPD Partai PSI Papua Barat Daya dan DPD Partai Gerindra Papua Barat Daya.
Pantauan Radar Sorong, Sabtu (18/5) Elisa Kambu datang menggunakan baju kameja berwarna putih dan blangkon. Tidak sendiri, kali ini dia ditemani sang istri yang menggunakan pakaian serupa.Elisa Kambu menjelaskan dirinya sudah mendaftar di 9 partai diantaranya Gerindra, PSI, Demokrat, NasDem, Hanura, PKB, Perindo dan PDI-Perjuangan serta Partai Amanat Nasional (PAN).
Elisa menuturkan pihaknya tetap mengikuti tahapan dari masing-masing partai.“Hari ini kami daftar di dua partai yaitu Gerindra dan PSI. Kami yang bermohon, kita tetap berusaha sebab kalau kita usaha sekuat tenaga dan kerja baik pasti Tuhan akan gerakkan semua orang,” jelasnya kepada wartawan, Sabtu (18/5).
Elisa menyebut dirinya yakin bisa mendapatkan rekomendasi dari 5 partai. Berdasarkan proyeksi calon di Papua Barat Daya sesuai perolehan kursi, idealnya 3 dan salah satunya adalah Elisa Kambu. Elisa Kambu menekankan tetap mengikuti kewenangan dari partai masing-masing.
“Kriteria wakil saya cuma satu saja yaitu yang utama Muslim. Karena Gubernur dan Wakil Gubernur sudah dikunci Otsus jadi orang Papua toh,” bebernya.
Elisa menuturkan sudah menyiapkan 5 nama yang akan dia diskusikan bersama partai pengusungnya. Dia tidak mendetailkan nama-nama wakil yang mendampinginya namun mereka merupakan anggota partai, ASN, tokoh Agama hingga tokoh masyarakat.
“Mereka bisa datang dari kaum profesional yakni ASN, pengusaha, akademisi, tokoh masyarakat dan tokoh agama ruang itu terbuka. 1 minggu kedepan ada partai yang berikan signal sama-sama saya akan ajak diskusikan list nama yang sudah kami siapkan,” ungkapnya seraya menambahkan tidak mau membawa sendiri wakilnya karena itu bentuk keegoisan, harus ada masukan dari partai koalisi dan memulai dari awal.
Dia menekankan selama 10 tahun memimpin Kabupaten Asmat, sudah banyak program yang dia lakukan. Diantaranya, periode pertama program 1000 hari pertama kehidupan dengan dia memberi makan ibu hamil, melahirkan hingga usia anak mencapai 2 tahun. Setelah itu, dia juga memberi makan anak usia sekolah yakni Paud hingga TK.
“Saya memberikan makan untuk anak PAUD hingga TK. Dan saat ini saya coba untuk anak SD beri makan 3 kali dalam seminggu,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Tim Penjaringan Partai Gerindra Papua Barat Daya Otis Homer menambahkan Gerindra akan mengusung calon kepala daerah yang bisa menerjemahkan visi dan misi dari Presiden terpilih yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Salah satu syarat kami adalah kandidat harus bisa menerjemahkan visi dan misi dari Presiden Prabowo-Gibran. Kami berharap ini bukan pertama Elisa Kambu datang ke Gerindra,” ungkapnya.
Otis juga memuji sepak terjang Elisa Kambu yang merupakan anak asli dari Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya namun bisa berkiprah menjadi kepala daerah di wilayah Papua lainnya yakni Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
“Elisa Kambu adalah putra Papua terbaik dan juga menjabat sebagai Bupati Asmat. Ini hebat, sebab Elisa Kambu berasal dari Papua Barat Daya sementara dia bisa menjabat di wilayah Papua lainnya,” ungkapnya.(rin)














