Pj Bupati Minta, Bijak Gunakan Uang

AIMAS – Pj Bupati Sorong, Yan Piet Moso S.Sos, MM, M.AP secara simbolis menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar 10% dari dana bagi hasil (DBH) Migas, Senin (16/10). BLT tersebut diserahkan kepada masyarakat pemilik ulayat wilayah operasi perusahaan Migas.
Adapun 6 distrik penerima BLT DBH Migas, yakni, Distrik Aimas, Distrik Klamono, Distrik Salawati Tengah, Distrik Salawati Selatan, Distrik Mayamuk dan Distrik Seget. Pembagian BLT dilakukan dengan skema per blok.
Blok Walio Distrik Seget, meliputi Jaya Cendrawasih, Kasim, Wakamuk, Linda menerima BLT DBH paling banyak yakni senilai Rp 4.356.839.517. Disusul Blok Arar, meliputi Distrik Aimas dan Distrik Mayamuk dengan alokasi BLT DBH Migas senilai Rp 4.194.834.160. Kemudian, Blok Matoa, meliputi Distrik Salawati Tengah dan Distrik Salawati Selatan menerima BLT DBH Migas sebesar Rp 1.020.552.772. Teakhir, Blok Klamono meliputi Distrik Klamono dengan perolehan BLT DBH Migas Rp 428.773.551.
Dalam arahannya, Pj Bupati Sorong mengatakan bahwa 10% BLT DBH Migas yang saat ini diterima oleh masyarakat ring 1 hadir dengan penuh perjuangan panjang. Sebab sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu, baru beberapa tahun terakhir ini masyarakat ring 1 dapat menerima realisasi BLT DBH Migas sebesar 10%.
“Sangat banyak tokoh di balik layar yang mati-matian dan habis-habisan memperjuangkan BLT DBH Migas ini sampai ke Jakarta hingga bertahun-tahun lamanya. Dan baru beberapa tahun terakhir ini negara merespon dan mewujudkannya melalui peraturan daerah khusus (Perdasus) yang membahas tentang pembagian DBH Migas,” ujar Moso.
Dengan alasan tersebut, Pj Bupati Sorong meminta masyarakat dapat menggunakan anggaran secara bijak guna mewujudkan kesejahterakan keluarga.
“Gunakan uang ini dengan bijak untuk kebutuhan keluarga, untuk mensejahterakan keluarga. Jangan hanya pakai uang untuk berfoya. Ini adalah anugerah yang tuhan berikan untuk masyarakat ring 1, tapi tidak diberikan kepada yang lain. Mari gunakan uang ini untuk merubah nasib keluarga. Perhatikan kesehatan dan pendidikan anak-anak,” pinta Moso. (ayu)















