MANOKWARI- Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs Paulus Waterpauw, MSi akan purna tugas atau pensiun pada 26 Oktober 2023, atau tersisa 10 hari lagi. Waterpauw telah mengabdi selama 36 tahun sebagai anggota Polri, serta 1 tahun lebih dikaryakan dan menjabat sebagai Pj Gubernur Papua Barat.
Pria kelahiran Fakfak, 25 Oktober 1963 ini telah menduduki sejumlah jabatan strategis di Kepolisian. Pernah menjabat Kapolda pada tiga daerah berbeda, yakni Kapolda Papua Barat, Kapolda Papua, Kapolda Sumatera Utara. Juga pernah menduduki jabatan penting di tubh Polri, yakni, Kabaintelkam, Wakabaintelkam Polri, Wakapolda Papua, Analis Kebijakan Utama bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri. Sempat menduduki jabatan sebagai Dir Reskrim Polda Papua, Kapolres Jayapura dan Kapolres Mimika.
Lulusan Akpol 1987 ini juga dipercaya menduduki jabatan sipil sebagai Deputi BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan) Kemendagri. Hingga akhirnya dipercaya oleh Presiden untuk menduduki jabatan sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat sejak 12 Mei 2022.
‘’Waktu terus berjalan, pada tanggal 26 Oktober saya genap berusia 60 tahun, pengabdian saya 36 tahun di negara ini,’’ ujar Waterpauw ketika memimpin apel Senin pagi (Senin, 16/10).
Selama 36 tahun mengabdi, Waterpauw belum pernah mengambil cuti dari tugas. ‘’Jadi,orang bilang, saya hosa juga. Saya tinggal menunggu akhir dari pengabdian ini,’’ katanya lagi.
Waterpauw berpesan kepada para ASN (aparur sipil negara) di lingkungan Pemprov Papua Barat, dapat mengambil hal-hal yang baik selama dirinya menjabat sebagai Pjt Gubernur, 1 tahun lebih. Makin giat bekerja dan menyentuh masyarakat. ‘’Ambil sari pati yang baik-baik saja, yang positif, sedangkan yang negatif jauhkan ,’’ tuturnya.
Pj Gubernur, kemarin melakukan kunjungan kerja di dua kabupaten, Kaimana dan Fakfak. Ada sejumlah agenda yang akan dilakukan selama kunker di dua kabupaten tersebut. Dia terbang ke Kaimana, Senin pagi usai melantik 15 pejabat eselon II, III dan IV. Sejumlah agenda kerja akan dilakukan, serta akan ziarah ke makam orang tua.
‘’Pagi ini saya akan pergi ke Kaimana untuk melaksanakan beberapa agenda di sana. Nanti kemudian ke Fakfak. Sambil kunjungan (kerja) saya datang ke makam bapak,’’ ujar Gubernur ketika memimpin apel Senin pagi.
Selama menjabat sebagai Pj Gubernur, Waterpauw mengaku belum pernah ziarah ke makam orang tua di salah satu distrik di Kaimana. Hal ini karena terkendala cuaca buruk. ‘’Jadi, sekarang cuaca menuju kampung sudah agak mendukung, sehingga saya ambil keputusan untuk ke Kaimana,’’ tutur Waterpauw sambil menambahkan bahwa istri dan kerabatnya sudah mendahulu ke Kaimana.(lm)















