
SORONG-Dengan mengusung tema Up Granding Kinerja Lembaga Menuju Masyarakat Berkeadilan Gender, Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Wilayah Papua Barat menggelar Sarasehan dan Rapat Kerja di Hotel Vega Sorong, Sabtu (26/8).
Kegiatan dibuka secara resmi dengan memukul tifa sebanyak tiga kali oleh Kepala Biro Pemerintahan PBD, Anhar Kadar didampingi Penasehat DWP Kemeninvest BKPM Sri Suparni, Komisioner KPU Papua Barat Daya Fatmawati, Staf khusus Kementrian Investasi Agustina Urbinas, dan Ketua TP PKK Kota Sorong Jemima Elisabet Lobat.
Mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Kepala Biro Pemerintahan PBD, Anhar Kadar mengatakan bahwa program kerja yang akan dihasilkan dari Raker dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah.
“Program penanganan stunting yang menjadi perhatian semua pihak. Kader hijau hitam sudah terbukti membangun negara kesatuan republik indonesia dalam berbagai bidang,” katanya.
Sementara itu, Alumni HMI Cabang Sorong yang juga sebagai Narasumber dalam kegiatan tersebut Sri Suparni Bahlil Lahadalia yang merupakan istri dari Menteri Investasi tersebut menyampaikan materi tentang kemandirian finalisasi perempuan Indonesia.
“Saya menyampaikan terkait pengalaman saya. Bagaimana kita ikut berperan dan merubah mindset adik-adik Kohati. Sehingga ingin memberikan dampak. Kita harus menyediakan investasi lembaga pendidikan. Supaya tahu bagaimana mengatur keuangan sejak dini,” katanya.
Dikatakan kegiatan ini untuk merumuskan program-program kerja Forhati Papua Barat. Salah satu program kerja yang dibahas adalah pembentukan Forhati di Papua Barat Daya kedepanya.
“Ini agenda Forhati, rapat kerja yang dihadiri alumni. Merumuskan program kerja dengan pemerintah perlu kerjasama,” katanya.
“Papua Barat Daya merupakan provinsi pemekaran yang baru dibentuk. Kami ingin membentuk Forhati di Papua Barat Daya untuk memberikan wadah bagi para alumni HMI Wati di provinsi tersebut,” pungkasnya.
Dari Pantauan Radar Sorong, pada kegiatan tersebut dilakukan launching seragam batik hijau hitam yang didesain Kader HMI.
Dalam kegiatan tersebut hadir juga pemateri Komisioner KPU Papua Barat Daya Fatmawati membawakan materi tentang tentang Perempuan dan Sistim Kepemiluan, Presedium Kohati wilayah Papua Barat, Ayu Humairah Batarai membawakan materi terkait tantangan dan harapan perempuan dalam politik, kemudian Kandi Tilwidhani membawakan materi tentang sistim pendidikan bagi perempuan dan Koordinator Presedium Kohati Sorong Yunda Umi Riantiny membawakan materi tentang Perempuan Dalam birokrasi Pemerintah.
Hadir juga Staf khusus Kementrian Investasi RI Agustina Urbinas, SE dan Ketua TP PKK Kota Sorong Jemima Elisabet Lobat serta kader KAHMI Provinsi Papua Barat Daya serta keluarga besar Korps Hijau Hitam.(zia)















