SORONG-Taman Wisata Tanjung Kasuari tampak sepi pada hari ketiga libur lebaran. Akibatnya, pengelola Tanjung Kasuari, Hasan Sukumetan mengungkapkan pendapatan kali ini menurun hingga 40 persen.
Pantauan Radar Sorong, selain Tanjung Kasuari sejumlah taman wisata pantai tampak sepi pengunjung. Sementara itu, puluhan pengunjung terlihat berdatangan menggunakan kendaraan yakni sepeda motor, mobil hingga truck. Puluhan pengunjung terlihat menggelar tikar dan terpal di atas pasir untuk bersantai dan berkengkrama bersama keluarga..
Pengelola Tanjung Kasuari, Hasan mengatakan hingga hari ketiga lebaran 2023, animo masyarakat berkurang. Kemungkinan hari Minggu depan baru pengunjung mulai merefleksikan diri bersama keluarga.
“Perbandingan libur lebaran 2023 dan 2022 tentu sungguh jauh berbeda, bila di presentasikan sekitar 30 hingga 40 persen penurunan pengunjung,”jelasnya.
Karena, sambung Hasan biasanya hari libur lebaran ketiga pada tahun-tahun sebelumnya animo pengunjung sungguh luar biasa, namun libur lebaran 2024 jauh menurun. Kemungkinan salah satu faktor adalah ekonomi di Pemerintah yang belum normal (stabil).
“Karena namanya ke wisata itu harus ada uang,”ujarnya
Menanyakan perbedaan pendapatan, Hasan mengatakan biasanya lebaran ketiga tahun-tahun sebelumnya ia bisa meraup keuntungan hingga Rp 10 juta namun lebaran ketiga tahun 2023 ini ia hanya mendapatkan sekitar Rp 3.5 juta.
Harga masuk masih normal, sepeda motor Rp 30 ribu, mobil roda 6 Rp 70 ribu dan truk Rp 130 ribu. Selain itu fasilitas pun telah disiapkan yakni kamar mandi, dan pondok-pondok serta payung-payung.(rin)















