
SORONG-Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Sorong, Ir.Agustinus Howay.ST,IPM tutup usia, di Manado, Minggu (26/3) akibat sakit yang dideritanya. Sebelumnya almarhum dirawat di RSUD Sele Be Solu, kemudian dirujuk ke RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
Diketahui Jenazah almarhum Kadis Bina Marga Kota Sorong diterbangkan dari Manado ke Sorong pada hari Senin (27/3) dengan maskapai Lion air, JT796 Manado – Sorong pada pukul 07.00 WITA kemudian tiba di Bandara DEO Sorong pukul 09.30 WIT.

Sementara ketika keluar dari Bandara DEO Sorong ke rumah duka pada pukul 10.30 WIT.Keluarga dan Pemerintah Kota Sorong melalui Plt. Sekda Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi.MM bersama beberapa Pimpinan OPD Pemerintah Kota Sorong, serta segenap ASN Pemerintah Kota Sorong, menjemput langsung dan menyambut kedatangan jenazah almarhum kepala dinas yang murah senyum tersebut.
Kemudian jenazah diantar dengan iring-iringan kendaraan ke tempat persemayaman yang terletak di kompleks Perumahan Bumi Sorong Permai di belakang ruko Jupiter, Supermarket Papua Km 10 Masuk Kota Sorong. Senin, (27/3).
Dari pantauan Radar Sorong ketika tiba di rumah duka pada pukul 11.00 WIT, baru terdengar bunyi sirine ambulance dari kejauhan langsung disambut dengan isak tangis dari keluarga, kerabat, beserta ASN di Lingkup Pemerintah Kota Sorong yang telah menunggu di rumah duka.Beberapa papan ucapan belasungkawa mulai menghiasi depan rumah almarhum yang dikenal sebagai pekerja keras.
Hal tersebut diungkapkan oleh Plt. Sekda Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi.MM yang turut berdukacita atas meninggalnya salah satu Pimpinan OPD di Lingkup Pemerintah Kota Sorong.”Kami dari pemerintah Kota Sorong turut berdukacita.kami kehilangan salah satu pejabat yaitu Pak Agustinus Howay, Kepala Dinas Bina Marga Kota Sorong. Yang pada kemarin telah dipanggil Tuhan, kita merasa kehilangan,” katanya.
Menurutnya secara pribadi bahwa almarhum semasa hidup telah begitu banyak kegiatan yang sudah dilakukan untuk pembangunan di Kota Sorong. Sehingga diharapkan dapat menjadi contoh untuk para staf di Dinas Bina Marga Kota Sorong bahkan semua ASN.
“Semoga almarhum diterima di Sisi Tuhan dan apa yang ditinggalkan sebagai teladan dan akan diikuti oleh staf dan kami semua. Karena begitu banyak yang telah dilakukan untuk pembangunan kota ini,” tegasnya.
Ruddy menambahkan bahwa almarhum merupakan pekerja keras yang tidak banyak bicara. Jika ada petunjuk dari kepala daerah maka almarhum langsung kerjakan di lapangan. Almarhum bertanggung jawab terhadap apa-apa yang menjadi tugas pokok dan bisa diselesaikan dengan baik.
“Almarhum ini sosok pekerja keras, tidak banyak bicara tapi bekerja tuntas sesuai dengan apa yang menjadi perintah pimpinan,” pungkasnya usai melihat langsung wajah almarhum ketika peti jenazah telah dibuka.
Sementara itu, pantauan Radar Sorong, ketika peti jenazah almarhum telah dibuka. Nampak wajah dari almarhum seperti orang sedang tidur. Keluarga pun menangis tak henti-hentinya. Bahkan anak almarhum dan orang tua almarhum sembari menangis mengatakan kalimat-kalimat yang penuh makna menggambarkan sosok beliau semasa hidup. Seolah mereka masih tidak menyangka begitu cepat kepergian orang terkasih.
“Ini mama, kau sudah kasih tinggal mama Agus sayang e,” kata orang tua almarhum yang didampingi anak almarhum sembari orang tua terkasih membelai wajah anaknya yang telah terbujur kaku dengan setelan jas berwarna hitam tersebut terlihat sangat rapi.
Tidak hanya keluarga, bahkan kerabat dan teman-teman serta mitra kerja almarhum datang silih berganti hanya untuk melihat sosok yang disegani, dihormati atas kebaikan-kebaikan almarhum semasa hidup.
“Kau hanya kasih tinggal kebaikan, siapa yang tidak tahu kau kawan,” kata salah satu kerabat yang tak kuasa menahan air matanya ketika melihat secara dekat almarhum di peti jenazah berwarna putih tersebut.

Puluhan pelayat sembari menangis pun antri untuk melihat jenazah almarhum yang dikenal mereka semasa hidup sangat baik, sederhana dan tidak sombong meski almarhum adalah pimpinan OPD. Hal tersebut karena almarhum sering menyapa ketika berpapasan di mana pun.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga belum bisa dimintai keterangan terkait sebab penyakit apa yang diderita almarhum, karena keluarga masih sangat terpukul atas duka yang mendalam tersebut.(zia)













