SORONG-Juru Bicara Tim Deklarator Pemekaran Papua Barat Daya (PBD), Yanto Ijie mengatakan bahwa Aksi Damai selama 3 hari agar Presiden RI mencopot Pj Gubernur PBD Dr.Drs.Muhammad Musa’ad, MSi karena dinilai telah gagal memimpin Papua Barat Daya (PBD) terpaksa dipending.Hal tersebut karena Pj Gubernur PBD Dr.Drs.Muhammad Musa’ad, MSi yang sedang berada di luar daerah.
Menurutnya, Undangan terbuka untuk melakukan aksi demo damai direncanakan berlangsung selama tiga hari, yakni sejak Rabu 15 Maret hingga Jumat, 17 Maret 2023.
“Aksi kami ditujukan kepada bapak gubernur yang sesuai dengan surat izin kami kepada kepolisian, kami akan duduki Kantor Gubernur ini selama 3 hari. Mulai hari ini sampai dengan hari Jumat. Namun karena bapak Gubernur ini berada di luar kota sehingga aksi hari ini kami pending sampai dengan bapak Gubernur kembali ke Papua Barat Daya atau di Kota Sorong,” jelasnya ketika mendatangi Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Rabu (15/3).
Diketahui bahwa Seruan aksi demo damai yang dilakukan oleh Koalisi Tim Deklarator Presidium dan Percepatan Provinsi Papua Barat Daya ini, akan melakukan demo aksi damai yang dipusatkan di Kantor Gubernur Papua Barat Daya. Tuntutannya yaitu meminta Presiden Joko Widodo agar mengevaluasi kinerja dan mencopot Pj Gubernur Papua Barat Daya karena Pj Gubernur Papua Barat Daya gagal total memimpin PBD.
“Tuntutan kami, yang pertama kami minta bapak presiden menarik pejabat Gubernur PBD jika beliau tidak mendengar aspirasi dari masyarakat. Karena provinsi ini yang didirikan oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, Papua pegunungan itu sudah melantik pejabat mereka dan sudah melaksanakan tugas, sedangkan di Provinsi Papua Barat Daya ini sudah 3 bulan tapi belum satu pun pejabat yang dilantik. “Sementara pemerintahan ini harus ada pejabat yang dilantik resmi, sehingga mereka bisa melaksanakan tugasnya leluasa,” pungkasnya.
Sementara dari pantauan Radar Sorong, di area kantor Gubernur Papua Barat Daya nampak beberapa personel kepolisian Sorkot yang telah berjaga-jaga.(zia)














