

Kader BMI Disiapkan jadi Figur Anggota Dewan dan Kepala Daerah
AIMAS – Jelang momen pilitik 2024 mendatang, Banteng Muda Indonesia (BMI) Papua Barat sebagai salah satu sayap organisasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai menyusun strategi politiknya melalui rapat kerja (Raker).
Politisi PDIP, Abner Reinal Jitmau, S.Sos, MM menuturkan, saat ini PDIP memang sedang memperkuat kedudukannya melalui sayap-sayap organisasi, termasuk melalui BMI. Oleh karenanya, BMI Papua Barat mulai melakukan konsolidasi wilayah serta pembentukan struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BMI di setiap DPC PDIP.
Adapun program kerja untuk mempersiapkan dan menguslkan calon Anggota DPR Kabupaten/ Kota, Provinsi bahkan DPR RI dari kader BMI. Juga untuk mempersiapkan kader BMI sebagai calon kepala daerah, baik Bupati/ Walikota dan Gubernur. Dimana usulan tersebut akan dikirim kepada DPP BMI di Jakarta. Sehingga kemudian bisa diplenokan jika terdapat hal-hal penting untuk dikoordinasikan bersama DPP PDIP.
“Figur kader BMI yang akan diusulkan pun sudah disiapkan. Sehingga nanti hanya tinggal menyusun dan mengirimkannya ke pusat. Tinggal nanti bagaimana DPP akan membahas dan memutuskan.
Dari caleg DPR provinsi kabupaten/ kota, juga banyak keterwakilan kader BMI. Bahkan mereka sudah mengikuti psikotes sejak tahun 2022 lalu. Jadi ini semua sudah disiapkan dan akan kita laporkan kepada DPP BMI,” terang Abner Jitmau saat menghadiri Raker BMI Papua Barat di Vega Hotel.
Abner menambahkan, sesuai amanat dari DPP BMI, kader BMI yang diusulkan haruslah mereka yang dianggap potensial dan disukai oleh masyarakat. Selain itu, lanjutnya, figur yang dibutuhkan untuk membangun negeri dan daerah ini adalah sosok yang energik dan kuat bekerja. Sehingga BMI akan mengusulkan kader-kader usia muda untuk mengisi jabatan dan posisi strategis di lembaga legistatif maupun eksekutif.
“Daripada mereka yang sudah usia, negeri ini lebih membutuhkan generasi muda yang masih memiliki semangat semangat tinggi serta ide-ide brilian sesuai tuntutan zaman. Oleh karennya, nama dati figur yang kami pilih akan dikirim ke DPP. Nanti DPP yang akan melakuan survey terhadap nama-nama tersebut.
Jikalau memang ada yang dianggap memenuhi syarat maka akan diperjuangkan untuk maju sebagai calon Bupati/ Walikota, bahkan Gubernur. Juga untuk mengisi kursi legislatif,” bebernya. (ayu)















