SORONG – Ahmad R. Kurniawan (AK) terpilih sebagai Ketua Pemuda Ikaswara Kota Sorong periode 2023 – 2028 pada Musda I Pemuda Ikaswara Kota Sorong di Sekretariat Ikaswara, Minggu (5/3).
Kegiatan Musda itu dibuka oleh Ketua Umum Ikaswara Kota Sorong Tupono yang ditandai dengan pemukulan rebana. Pemukulan rebana dilakukan oleh Ketua Umum Ikaswara Tupono bersama Sekretaris Umum Iswandi, Bendahara Umum Budi Rahardjo, Anggota Dewan Kehormatan Akhmad Nurfauzi, Ketua Pemuda Ikaswara Wahyu Agung Wira Atmaja, dan Pembina Pemuda Ikaswara Turino.
Ketua Panitia Musda I Ikaswara, Edi Purnomo dalam laporannya antara lain mengatakan bahwa, untuk pemilihan Ketua Pemuda Ikaswara tidak perlu lama-lama.”Pemilihan ketua cukup 15 menit saja, yang kita butuhkan kerja nyatanya. Karena apa, Kota Sorong Papua Barat Daya ini terutamanya masyarakat Jawa berharap dengan pemuda, pemuda akan ambil peran penting dalam semua sektor,” ujarnya berapi-api.
Edi berharap Pemuda Ikaswara bisa mengikuti jejak YAPS (Yayasan At Taubah Peduli Sorong) yang dipimpinnya.”Kami kompak. Apapun bahasanya jangan itu menjadi sebuah perbedaan, tapi jadi satu persepsi untuk memajukan Pemuda Ikaswara,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Ikaswara Wahyu Agung Wira Atmaja dalam sambutannya antara lain mengatakan bahwa, ia telah menjadi Ketua Pemuda Ikaswara selama 1 tahun 4 bulan.”Kita sering bikin kegiatan, teman-teman mensupport. Kita punya ide bersama, kita berjalan bersama. Saya sangat senang karena teman-teman orang hebat, pembina kita juga hebat, kita sering buat iven yang mengangkat nama Ikaswara,” terangnya.
Dikatakan bahwa apa yang dialami Pemuda Ikaswara sampai di titik ini tidak terjadi secara instan tapi butuh proses.”Semakin banyak teman-teman dihujat, dimarahi yang penting diterima dengan ikhlas, itu merupakan sebuah proses untuk menjadi sukses,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Ikaswara Tupono dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa, tugas Wahyu Agung Wira Atmaja sudah 1 tahun 4 bulan memimpin Pemuda Ikaswara, luar biasa kegiatan-kegiatannya, sehingga Pendopo Ikaswara semarak dengan kegiatan-kegiatan Pemuda Ikaswara, hal ini membuat gema Ikaswara semakin besar. “Kita patut bangga dengan pemuda, tanpa pemuda Ikaswara bukan apa-apa, pemuda adalah tulang punggung Ikaswara,” tegasnya.
Dijelaskan pula bahwa, peran pemuda sangat besar, termasuk untuk merebut Kemerdekaan Indonesia pun diawali dengan perjuangan yang gigih dari para pemuda, mulai dari Budi Utomo yang didirikan oleh seorang pemuda bernama Dr. Soetomo tanggal 20 Mei 1908, kemudian Sumpah Pemuda yang diikrarkan oleh para pemuda pada tanggal 28 Oktober tahun 1928, dan Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 dimana para pemuda menculik Soekarno dan Muhammad Hatta dibawa ke Rengasdengklok, pemuda meminta agar Soekarno-Hatta segera memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia. “Sehingga akhirnya Soekarno-Hatta tanggal 17 Agustus 1945 membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia,” terang Tupono.
Acara Pembukaan Musda I Pemuda Ikaswara itu juga dimeriahkan dengan penampilan tari-tarian yang dibawakan oleh remaja putri dan anak-anak dari Ikawangi (Ikatan Keluarga Banyuwangi).(akh)













