SORONG – Guna memastikan kualitas layanan kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan, Indra Yana menyambangi dan merasakan langsung pelayanan di Puskesmas Waisai, di Kabupaten Raja Ampat dengan berobat sebagai peserta JKN.
Menurut Indra, melalui kunjungan lapangan tersebut dapat memberikan gambaran terkait pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan daerah kepulauan sehingga dapat lebih optimal lagi kedepannya.
“Sebagai Dewan Pengawas BPJS Kesehatan yang juga merupakan peserta JKN, yang saat ini sedang melakukan kunjungan lapangan fasilitas kesehatan dan kebetulan memerlukan pelayanan kesehatan, jadi saya mencoba berobat menggunakan kepesertaan JKN saya. Karena saya ingin merasakan sendiri layanannya seperti apa,” ujar Indra sembari menunggu gilirannya mendapatkan layanan kesehatan.
Dari hasil layanan kesehatan yang dirasakannya sebagai peserta JKN, yang juga mendapatkan kemudahan mengakses layanan fasilitas kesehatan maksimal tiga kali saat diluar wilayah FKTP terdaftar, Indra mengaku puas dengan layanan yang diberikan oleh pihak Puskesmas Waisai. Ia menyebutkan, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, konsultasi hingga pelayanan kesehatan selesai dan mendapatkan obat, semuanya sangat mudah.
“Sudah saya rasakan langsung kemudahan mengakses layanan diluar FKTP terdaftar dan berobat menggunakan kepesertaan JKN saya. Dari awal pendaftaran sampai menerima obat hanya 25 menit prosesnya. Saya merasakan pelayanan yang prima dari puskesmas di kepulauan di Waisai, Raja Ampat ini,” ungkapnya.
Jika peserta JKN lupa atau tidak memiliki kartu JKN, lanjut Indra, kemudahan layanan juga dapat dirasakan oleh peserta JKN cukup dengan menyebutkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sebab, kini pelayanan menggunakan JKN tidak perlu lagi mengurus berkas yang banyak seperti fotocopy kartu JKN atau KTP.
“Komitmen fasilitas kesehatan di Indonesia terkait kemudahan berobat menggunakan JKN cukup dengan menunjukkan e-KTP terbukti bahkan sampai dirasakan di puskesmas kepulauan ini yaitu Puskesmas Waisai. Pastikan kepesertaannya aktif, peserta JKN di Waisai kini dapat merasakan berobat jadi lebih mudah, karena tidak perlu membawa banyak berkas lagi,” imbuhnya.
Dari kunjungan lapangan tersebut, Indra turut mendorong dan memastikan pihak FKTP mengoptimalkan layanan antrean online untuk memberikan kemudahan peserta JKN dalam memangkas waktu tunggu di fasilitas kesehatan. Ia juga memastikan layanan lainnya di Puskesmas Waisai berjalan lebih optimal seperti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan kecukupan tenaga kesehatan agar lebih optimal pelayanannya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Waisai, drg. Putu Rany Saonekawati menyambut baik kunjungan langsung ke lapangan oleh Dewan Pengawas BPJS Kesehatan pada wilayah kepulauan seperti Waisai, Kabupaten Raja Ampat ini. Menurutnya kunjungan tersebut dapat memberikan evaluasi dan masukan untuk pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dengan tepat sasaran.
“Kunjungan ini juga bisa menjadi tolak ukur dan fokus kami pihak fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan puskesmas di wilayahnya, baik dalam aturan-aturan daerah, maupun peningkatan sarana prasarana di puskesmas,” ungkap Kapus.
Pihaknya berkomitmen terus memaksimalkan kemudahan layanan seperti penerapan berobat cukup menggunakan NIK atau e-KTP serta pemanfaatan antrean online yang terintegrasi dengan Aplikasi Mobile JKN. Ia pun berharap kemudahan layanan yang dimaksimalkan dapat dirasakan oleh masyarakat di Waisai termasuk peserta JKN kedepannya.
Sebagai informasi, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk wilayah Kabupaten Raja Ampat telah mencapai 75.505 jiwa per 01 Februari 2023. Oleh karenanya, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan harus dipastikan siap memuaskan masyarakat. (ayu)













