MANOKWARI – Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat mencatat Inflasi tahunan dua kota yakni Manokwari dan Sorong sebesar 3,85 persen pada Januari 2023 dengan indeks harga konsumen sebesar 113,31.
Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Papua Barat, Lasmini mengatakan kelompok transportasi masih mempunyai andil penyumbang inflasi tertinggi sebesar 20,77 persen.
Secara umum, harga di berbagai komoditas mengalami peningkatan. Setelah kelompok transportasi ada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 10,77 persen.
“Tingginya andil kelompok transportasi disumbang dari jasa angkutan penumpang,” ujarnya, Rabu (1/2).
Ia menjelaskan dari 11 kelompok pengeluaran hanya 1 kelompok yang mengalami deflasi yakni makanan, minuman dan tembakau sebesar -1,52 persen.
“Selain itu, semuanya mengalami inflasi tahunan,” jelasnya.
BPS mencatat, lanjut Lasmini inflasi tahunan, Manokwari menduduki peringkat 28 secara nasional sedangkan Sorong menduduki peringkat 90.
“Kalau kita melihat inflasi tahunan memang inflasi Manokwari sangat tinggi sebesar 6,08 persen. Namun jika dilihat secara inflasi bulanan inflasi Manokwari sangat rendah sebesar 0,03 persen,” kata Lasmini.
Untuk menjaga inflasi di Papua Barat TPID Papua Barat harus bekerja keras dan perlu adanya kerja sama antar berbagai pihak.
Dari 90 kota di Indonesia untuk inflasi tahunan, semua mengalami inflasi dan tidak ada yang deflasi. (bw)














