RADARSORONG.ID – AIMAS – Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Pengendalian Penduduk Kelurga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) berupaya meningkatkan skill perempuan Moi melalui pelatihan tenun ikat yang dilaksanakan di Distrik Klamono, Kamis (3/11).
Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 21 hari dengan diikuti oleh peserta dari tiga distrik yakni. Diantaranya Distrik Klamono, Distrik Malabotom dan Distrik Klasafet.
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Sorong, Fery Fatem mengungkapkan, pelatihan tenun ikat dilatarbelakangi oleh pengaruh kesetaraan gender terhadap pertumbuhan ekonomi. Di samping itu, pelatihan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan SDM bagi perempuan Moi, khususnya yang berada di area ring satu.
Pj Bupati Sorong diwakili oleh Staff Ahli Bidang SDM Setda Kabupaten Sorong, Waode Likewati, mengatakan untuk mencapai SDM perempuan asli Papua yang bermutu memang dibutuhkan support dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah. Karena pembentukan SDM yang berkualitas bagi perempuan asli Papua harus dimulai sejak dini.
“Di mana SDM yang berkualitas sangat penting untuk mempersiapkan generasi perempuan Moi yang akan berkontribusi pada bidang ekonomi, politik dan peningkatan kesejahteraan bangsa,” kata Waode Likewati.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi latar belakang terlahirnya perempuan Papua yang berkualitas di tanah Malamoi.
Ditambahkan Like, ke depan setelah menjadi SDM yang terlatih maka harus dibentuk komunitas tenun ikat perempuan di Kabupaten Sorong. Sehingga aktivitas tenun ikat yang dilakukan oleh perempuan Moi di Kabupaten Sorong tidak pasang surut.
Selain itu, karena pelaku tenun ikat tidak hanya butuh knowledge untuk peningkatan ekonomi, maka setelah ini diharapkan ada pasar yang disediakan pemerintah untuk dapat menyediakan wadah.
“Saya juga berpesan agar pelatihan tidak boleh hanya berhenti pada peserta pelatihan saja namun juga harus ditularkan kepada orang lain termasuk kepada generasi atau anak-anaknya,” pesannya.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas P2KBP3A juga menyerahkan bantuan perangkat alat tenun dan perlengkapan yang digunakan dalam proses tenun. (ayu)














